1,5 Ton Kopi Lombok Diexpor Ke Kanada

1,5 Ton Kopi Lombok Diexpor Ke Kanada

Lombok Barat – Bertempat di Kantor Bupati Lombok Barat, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB melaksanakan kegiatan pengiriman perdana ekspor kopi UD Berkah Alam ke Kanada.

UD Berkah Alam merupakan salah satu peserta program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia yang juga merupakan salah satu UMKM Binaan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Keberhasilan transaksi ekspor ke Kanada tidak terlepas dari koordinasi dan kerjasama berbagai pihak yaitu Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Kadin Lombok Barat dan NTB, Kementerian Perdagangan, dan ITPC Vancouver yang melaksanakan one on one business matching pada pertengahan Juli 2020 lalu.

Kegiatan tersebut dilakukan secara virtual untuk mempertemukan calon pembeli asal Kanada dengan produsen produk makanan dan minuman Indonesia bertujuan menggerakkan kembali ekonomi dan perdagangan Indonesia – Kanada selama pandemi covid 19 berlangsung.

Tindak lanjut setelah pertemuan virtual tersebut, UD Berkah Alam melakukan kontak intensif denan potensial buyer (Archipelago Inc.) melalui fasilitasi Kadin Kabupaten Lombok Barat dan Provinsi NTB.

UD Berkah Alam akan melakukan pengiriman perdana ekspor kopi ke Kanada bekerja sama dengan Archipelago Inc. sebesar 1,5 Ton. Direncanakan pengiriman ini akan dilakukan secara regular selama 1 tahun ke depan setiap bulan. Sebelumnya UD Berkah Alam juga telah melakukan ekspor ke Korea Selatan dengan jumlah total pengiriman di tahun 2020 adalah sebesar 160 ton (termasuk komitmen pengiriman ke Kanada sebesar 18 ton).

Menurut Thoriq, pemilik UD Berkah Alam, pengiriman kopi ke Kanada akan diawali dengan percobaan hingga total 18 ton. “Apabila user puas dengan kualitas produk kita maka jumlah pengiriman akan ditambah”. Ujar Thoriq
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. NTB, Heru Saptaji, mengemukakan pengiriman ekspor kopi ini memberikan pesan optimisme bagi dunia usaha khususnya NTB ditengah masa pandemic Covid-19. Ia juga menyampaikan rasa bangganya karena kopi NTB berhasil menembus pasar Kanada. Menurut Heru, Kanada dapat menjadi titik awal dan pintu gerbang bagi kopi NTB untuk bisa masuk pasar Amerika Utara.
Heru berpesan kepada Thoriq agar tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian ekspor ke Korea Selatan dan Kanada. “Mas Thoriq harus terus belajar agar berhasil menjadi salah satu local champion UMKM Kopi di NTB dan Indonesia karena untuk menjadi eksportir handal penuh tantangan dan tidak mudah”. Ujar Heru.
Lebih lanjut, Heru Saptaji menyampaikan bahwa Bank Indonesia ke depan akan terus melakukan pendampingan bagi UD Berkah Alam maupun UMKM binaan lainnya dengan prinsip yang holikstik, yaitu end to end process (hulu ke hilir). “Kita akan terus perbaiki dari aspek produksi hingga hilirisasi-nya, termasuk disiplin SOP, quality control produk, perbaikan laporan keuangan, pengembangan akses keuangan dan pemasaran, termasuk aspek digitalisasinya”, pungkasnya.
Bupati Lombok Barat. H. Fauzan Khalid, dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB yang telah memberikan dukungan bagi UMKM di Lombok Barat salah satunya UD Berkah Alam sehingga berhasil mengirimkan kopi ke luar negeri.
Menurut Fauzan Khalid, pengembangan kopi Lombok sangat menarik bagi pengusaha kopi nasional karena infrastruktur di Lombok Barat dan NTB pada umumnya sangat menunjang jika dibandingkan dengan daerah lain yang juga merupakan penghasil kopi.
Lebih lanjut Bupati Lombok Barat juga mengungkapkan keinginan untuk mendorong sektor pertanian dan perkebunan agar memberikan kontribusi lebih besar untuk perekonomian Lombok Barat. “keberhasilan ekspor kopi ini perlu terus ditingkatkan, namun di sisi lain kita juga harus bisa mengembangkan produk lain di sektor pertanian atau perkebunan agar bisa diekspor ke negara lain”. Ujar Fauzan.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )