Korban bantah Pengakuan pelaku pernah berhubungan badan
MH & Mita saat melangsungkan pernikahan (ist)

Korban bantah Pengakuan pelaku pernah berhubungan badan

 

Lombok Barat- Sebelumnya pengakuan mengejutkan datang dari pelaku pernikahan sesama jenis di desa Gelogor Kediri Lombok Barat. Waria yang dinikahi oleh seorang laki-laki asal Desa Gelogor Selasa lalu itu mengaku jika dirinya tidak pernah berniat menikah dengan MH.

Mita alias S juga mengaku sebelum melangsungkan pernikahan dengan korban MH, korban pernah melakukan hubungan badan dengan Mita sebayak Empat kali.

Pengakuan dari pelaku Mita alias s tersebut di bantah langsung oleh korban MH melalui pengacaranya saat ditemui di Kantor Desa Gelogor 10/6/2020 pagi tadi.

Pengacara MH, Aan Ramadhan mengatakan,selain melaporkan pelaku dengan dugaan penipuan, ia juga akan melaporkan Mita alias s dengan dugaan pencemaran nama baik dan dugaan pemalsuan data data dokumen yang di pakai oleh pelaku saat mengurus syarat syarat pernikahan.

Terkait pelaporan penipuan kami sudah laporkan ke pihak kepolisian, tapi tidak menutup kemungkinan akan berkembang ke tempat lain, seperti pemalsuan identitas,undang undang perkawinan dan pemalsuan kependudukan karena kami sudah melengkapi berkas. “Ucap Aan Ramadhan.

Selain itu ia juga akan melaporkan Mita alias s, terkait dugaan pemalsuan dokumen dan mencari tau dengan siapa pelaku melakukan pemalsuan data data, dan yang mengaku menjadi anggota keluarga pelaku.

Saya akan melaporkan orang yang mengaku menjadi anggota keluarga dan kami berusaha berkomunikasi ke dinas dinas terkait termasuk ke lingkungan, lurah, camat, karena mengeluarkan rekomendasi perkawinan,” Ungkapnya

Sementara itu korban MH mengaku, pernikahan semasa jenis ini terjadi antara dirinya dengan Mita benar benar di luar dugaan. Dirinya mengetahui, Mita alias s ini berjenis kelamin laki laki setelah selesai melaksanakan pernikahan dan saat melakukan hubungan badan pada malam pertama.

“Saya curiga apa alasan dia tidak mau mengasih lihat organ tubuhnya,dia bialng kalau side lihat nanti side malu. Dan pas saya minta dia selalu nolak. Tak lama kemudian dia chat saya minta cerai. ” Kata MH.

korban MH meminta kepada masyarakat,khusus warga Lombok barat agar tidak mengirim berita berita bohong terkait musibah yang di alami oleh dirinya ke media sosial.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )