AKAD Lakukan Aksi Demo ke Kantor Bawaslu Lombok Barat

AKAD Lakukan Aksi Demo ke Kantor Bawaslu Lombok Barat

Lomboktvnews.com (Lombok Barat) – Puluhan Kades di Lombok Barat (Lobar) yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (AKAD) berunjuk rasa di depan Kantor Bawaslu Lobar, Selasa (16/1/2024).
Mereka memprotes penetapan tersangka Kades Langko inisial M yang membagikan stiker caleg istrinya di percakapan grup informasi. Istri Kades Langko menjadi Caleg DPRD Lobar
Dikomandoi Ketua AKAD Lobar, Sahril, yang merupakan Kades Jeringo, Kecamatan Gunungsari, para Kades menuntut status tersangka tindak pidana pemilu (tipilu) itu dicabut, karena dinilai tidak tepat penerapannya.
Dalam aksi protes, para kades membawa keranda mayat berkain putih bertuliskan STOP KRIMINALISASI.
“Selanjutnya kami mohon Kades Sigerongan untuk membacakan talkin orang-orang di Bawaslu ini supaya dia tahu bahwa kita semua akan mati. Dan kita juga bacakan talkin bahwa hari ini, akal sehat Bawaslu sudah mati dalam penerapan UU Pemilu.
Bawasu buta terhadap penerapan UU Pemilu terhadap kepala desa yang mengganggap melekat jabatannya. Baca talkin supaya mereka paham bahwa kita akan mati sebagai manusia,” tegas Sahril yang juga advokat ini.
Lebih lanjut Ketua AKAD Lobar Sahril SH dalam orasinya memyampaikan Jabatan Kades bukan Jabatan yang melekat pada diri seorang Kades. Jabatan Kades adalah jabatan politik yang lahir dari proses demokrasi namun sekarang kita dilarang berpolitik, kan aneh.. ucapnya
“Bawaslu jangan tebang pilih, jangan tajam kebawah, tumpul keatas dalam menerapkan UU atau aturan Pemilu,” tegasnya

Sementara itu Ketua Bawaslu Lombok Barat, Rizal Umami menyampaikan terimakasih atas kedatangan para kepala desa yang telah mengingatkan jajarannya untuk sama sama mendukung dan mensukseskan pemilu ini agar berjalan aman.
“Mari kita sama sama awasi tahapan, pelaksanaan Pemilu ini agar berlangsung aman dan damai,” Ajaknya
Terkait proses dugaan pelanggaran pemilu yang dipertanyakan oleh para Kades. “Bawaslu Lombok Barat sangat menghargai dan menghormati upaya yang dilakukan dari bapak bapak hari ini untuk menyuarakan dan unjuk rasa. Namun kami juga minta di hargai atas upaya dan wewenang serta tangungjawab kami sesuai UU No 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum

Dikatakan Ketua Bawaslu, seperti apa yang bapak sampaikan silakan dilaporkan dan bapak menjadi pelapornya, saya akan terima dan tidak proses. Kami akan tuntaskan sampai selesai dan silakan dipantau sampai selesai.
“Silakan, siapapun Warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih, peserta pemilu berhak menyampaikan laporannya dan kami proses sampai selesai,” kata Rizal
Menurut Rizal kebenaran yang disampaikan tentang netralitas Kades atau kebenaran yang telah dilakukan akan diproses dan uji kebenarannya di Pengadilan. Namun menurutnya dalam hukum ada istilah praduga tidak bersalah

“Mari kita uji kebenaran yang anda sampaikan dan kebenaran yang saya sudah lakukan melalui Pengadilan, tidak bisa bapak yang menentukan,” tegasnya

“Mari kita sama sama saling menghargai, saling menghormati. Ini juga belum tentu bersalah. Nanti Pengadilan yang menentukan dan memutuskan dan tidak bisa bapak yang menentukan”, tutupnya.(Ham)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )