Ambruk Jilid 3, L-KPK NTB Minta KPK RI Ambil Alih Kasus Senggigi
Syahril,SH L-KPK NTB

Ambruk Jilid 3, L-KPK NTB Minta KPK RI Ambil Alih Kasus Senggigi

Senggigi – Proyek penataan Rest Area kawasan hotel Pasific Senggigi ambruk dan longsor lagi di jalan raya Senggigi Kabupaten Lombok Barat Senin (22/02/21). Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) NTB melalui Wadirwaster nya Sahril, SH, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih dan menggandeng penyidik Polda NTB untuk mengusut tuntas persoalan ambruknya proyek di kawasan Senggigi yang terjadi di tiga titik dengan menelan anggaran 6 miliar lebih di diantaranya dikerjakan oleh PT. Sanur jaya utama dengan alokasi anggaran 2,6 M, CV. Alfandi putra Anggara 1,8 M dan dan CV. Wandy Dwiputra dengan anggarannya sebesar 1,63 M kawasan jalan nasional yaitu jalan raya Senggigi tandasnya.

Proyek yang ambruk kembali sekarang ini dikerjakan oleh CV. Wandy Dwiputra Makassar Sulawesi Selatan, dengan begitu besarnya anggaran di tiga proyek tersebut tentu harus menjadi atensi aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti persoalan tersebut karena ini sudah merugikan kami selaku masyarakat dan terindikasi ada kerugian negaranya.

Sahril menduga bahwa di tiga proyek tersebut analisis dampak lingkungan (AMDAL) nya tidak beres karena tidak mempertimbangkan dampak-dampak bencananya terlebih di kawasan tersebut sangat rawan, apakah sudah memenuhi syarat-syarat Analisa medan ( topografi & bathimetri),
Analisa Gelombang/Arus Laut, Analisa Pasang Surut, Analisa Sedimentasi Dasar & Suspensi, Anlisa Stabilitas Struktur Bangunan Tebing Pantai/Revetment, Analisa Bahan material bangunan dan Case Force Majore nya, ketika tidak, maka kami tidak heran di tiga titik proyek tersebut terjadi ambruk dan longsor, padahal sebelum ada bangunan ini tidak pernah terjadi longsor di tempat itu dan perlu diketahui bahwa di musim cuaca ini banyak proyek-proyek yang di tahun 2020 dibangun oleh Pemda baik itu provinsi maupun kabupaten kota lainnya, tidak ada punya nasib yang sama seperti ini kondisi bangunannya yang berjilid-jilid ambruk dan longsor tutupnya.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (1)
  • comment-avatar
    Fulan 4 jam

    Sangat setuju, memang sangat diperlukan investigasi di proyek ini, apakah faktor alam ataukah human eror. Juga untuk mengetahui spesifikasi teknis yg ada di kontrak apakah sesuai dg pelaksanaannya. Biar semua terang benderang… Lanjutkan pak. Kami sangat mendukung upaya bapak…mantab ini jak…

  • Disqus ( )