Anggaran Dipangkas, BKPSDM Mataram Kekurangan Komputer
Foto : Pegawai BKPSDM Kota Mataram saat meminjam komputer di salah satu ruang Asisten Setda Kota Mataram.(Irham/lomboktvnews.com)

Anggaran Dipangkas, BKPSDM Mataram Kekurangan Komputer

Mataram-Bersamaannya waktu pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil dengan kegiatan pelatihan dasar CPNS membuat Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Mataram kelimpungan.
Kebutuhan perangkat komputer untuk melaksanakan dua kegiatan penting tersebut menjadi salah satu masalah yang harus diatasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Mataram.
Sejumlah pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Mataram, terpaksa menyisir setiap ruangan yang ada di kantor setda kota mataram untuk mengajukan permohonan pinjam pakai atas perangkat komputer yang sehari-hari di gunakan oleh staff para asisten Setda Kota Mataram.
Hal itu, terpaksa di lakukan untuk memastikan semua kegiatan penting dapat berjalan di tengah terbatasnya perangkat komputer yang tersedia.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati mengatakan pihaknya terpaksa meminjam perangkat di Sekretariat Daerah karena komputer yang mereka miliki saat ini digunakan untuk tugas pokok Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Mataram. Di sisi lain ada dua kegiatan besar yang membutuhkan perangkat komputer yang digelar di waktu yang bersamaan, yaitu seleksi penerimaan CPNS dan pelatihan dasar CPNS yang terpaksa di gelar secara daring karena kondisi pandemi covid-19.
Dijelaskan Nelly, untuk menghadapi dua kegiatan besar tersebut, pihaknya telah melakukan persiapan dengan mengusulkan anggaran untuk pengadaan perangkat komputer. Namun, anggaran yang di usulkan terkena kebijakan refocusing anggaran untuk kebutuhan penanganan covid-19 sehingga rencana pengadaan komputer tidak dapat direalisasikan.
“Kita kekurangan perangkat ya, bukan kurang SDM. Komputer semua keluar, sementara kita membutuhkan tiap hari, sudah kita anggarkan tapi karena refocusing jadinya tidak belum bisa” urainya.
Nelly menambahkan meski telah melakukan peminjaman sejumlah perangkat komputer tetap saja perangkat yang ada saat ini masih belum cukup memadai dari segi jumjumla sehingga untuk menghadapi kondisi ini disiasati dengan pembagian jam kerja. Dimana untuk kebutuhan kegiatan pelatihan dasar CPNS dilaksanakan disaat jam kerja, sementara untuk verifikasi berkas pendaftaran CPNS pegawainya terpaksa bekerja di malam hari alias lembur. (Irh/mtr)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )