Angka Penularan Rabies di KSB Capai  42 Kasus, Kecamatan Taliwang Resiko Tinggi

Angka Penularan Rabies di KSB Capai 42 Kasus, Kecamatan Taliwang Resiko Tinggi

KSB – Kasus penularan rabies akibat Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) di Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2021 mencapai angka 42 Kasus, yang tersebar di 8 Kecamatan. Dari jumlah tersebut, kasus penularan rabies tertinggi terdapat di Kecamatan Taliwang. Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, per 5 April 2022, menyebutkan, dari 42 kasus GHPR di Kabupaten Sumbawa Barat sepanjang tahun 2021, angka tertinggi terdapat terdapat di Kecamatan Taliwang dengan jumlah 26 kasus, dan sekaligus sebagai daerah dengan kategori penularan resiko tinggi. Sementara beberapa kecamatan lainnya dengan kategori penularan resiko sedang, masing-masing kecamatan Jereweh dengan 5 kasus, Kecamatan Brang Rea masing-masing 3 kasus, kecamatan Poto Tano dan Maluk masing-masing 2 kasus. Sementara di Kecamatan Seteluk dan Brang Ene masing-masing 1 kasus.
Total 26 kasus penularan di Kecamatan Taliwang tersebar di Desa Lalar Liang 1 kasus, Desa Kuang 3 kasus, Desa Labuan Kertasari 1 kasus. Desa Bugis 1 kasus, Desa Dalam 3 kasus, Desa Menala 6 kasus, Desa Sampir 7 kasus, Desa Seloto 1 kasus, Desa Tamekan 1 kasus, dan Desa Telaga Betong 2 kasus. Sementara, Kecamatan Jereweh dengan 5 kasus ditemukan di Desa Beru. Kecamatan Maluk ditemukan masing-masing di Desa Pasir Putih 1 kasus, dan di Desa Benete 1 kasus. Kecamatan Sekongkang, ditemukan 3 kasus di Desa Lemar Lempo. Untuk Kecamatan Seteluk, kasus Rabies di temukan di Desa Seteluk Atas 1 kasus. Sedangkan di Kecamatan Brang Rea terdapat di Desa Beru 1 kasus, di Desa Sapugara Bree 1 kasus, dan di Desa Seminar Salit 1 kasus. Sementara 2 kasus di Kecamatan Poto Tano ditemukan di Desa Kokar Lian. Penularan di Kecamatan Brang Ene ditemukan 1 kasus di Desa Kalimantong 1 kasus.(tim/ksb)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )