Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Pemkab Lotim Tutup Pasar Ternak

Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Pemkab Lotim Tutup Pasar Ternak

Lotim – Penyakit Mulut dan kuku pada ternak sapi diindikasikan sudah masuk ke wilayah Lombok Timur. Data sampel yang telah diambil oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur, terhadap 4 ekor sapi, ditemukan adanya gejala penyakit tersebut.
Menindaklanjuti temuan itu, pemkab Lotim langsung melakukan upaya antisipasi yaitu dengan menutup sementara operasional pasar ternak Masbagik sampai batas waktu yang belum ditentukan. Selain menutup pasar ternak Pemkab Lotim juga menutup sejumlah kandang sapi bersama. Penutupan itu dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya penularan penyakit tersebut. Pemkab Lotim juga membuat kandang karantina, sebagai tempat untuk mengisolasi sapi yang terindikasi terinfeksi penyakit menular.
“Ini kan penyakitnya bisa menular dari hewan ke manusia, makanya Dinas Peternakan responsif dengan melakukan karantina terhadap hewan ternak sapi,” terang Sekda Lotim, Juani Taofik.
Sebelumnya, hasil sampel sebanyak 4 ekor sapi sudah dinyatakan positif terinfeksi virus mulut dan kuku. Selain itu sekitar 100 ekor sapi mengalami sakit dengan gejala yang sama dengan gejala penyakit mulut dan kuku.(rhl/ltm)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )