Antispasi Penyebaran Covid-19, Pemprov NTB Perketat Kepulangan PMI

Antispasi Penyebaran Covid-19, Pemprov NTB Perketat Kepulangan PMI

Mataram – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Hj.Siti Rohmi Djalilah mengatakan guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang kemungkinan dibawa olah Pekerja Migram asal NTB ke tanah air, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperketat kepulangan PMI(Pekerja Migram Indonesia) dengan cara screaning rapid test dan swab antigen.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB Hj.Siti Rohmi Djalilah menanggapi mekanisme kepulangan Pekerja Migran asal NTb terlebih dimasa pandemic covid-19 saat ini.

Wagub NTB mengatakan dalam menerima kepulangan PMI tersebut, pemprov NTB telah memberlakukan SOP (standard operating procedure) penerimaan PMI secara ketat.

Mekanisme penerimaan PMI yang baru tiba dari Negara tempat bekerja tidak diperkenankan langsung pulang kerumah masing-masing, Namun, para PMI terlebih dahulu harus menjalani serangkaian pemeriksaan seperti melakukan screaning, Rapid Test dan Swab Antigen untuk selanjutnya dianjurkan melakukan isolasi mandiri.

Ditegaskan Wagub NTB meski angka kasus Covid-19 terus menunjukkan lonjakan, ditambah lagi adanya virus corona varian baru yang kabarnya penularannya lebih cepat, Namun, Pemerintah Provinsi NTB belum berencana untuk menambah alat teknologi untuk pencegahan Covid-19, “Saat ini kan masih ada rapid antigen yang sejauh ini diklaim cepat untuk mendeteksi virus covid-19” Ujarnya

“Yang paling penting adalah penerapan protocol kesehatan agar semakin ditingkatkan salah satunya selalu memakai masker”Pungkasnya. (srh/mtr)

CATEGORIES

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )