Balai Lansia Gau Mabaji di Gowa Kunjungi Korban Banjir di Kabupaten Bima

Balai Lansia Gau Mabaji di Gowa Kunjungi Korban Banjir di Kabupaten Bima

Bima -Balai Lansia Gau Mabaji di Gowa mengirimkan tim Respon Kasus dalam memberikan dukungan terhadap lanjut usia korban bencana banjir di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas sedang dan tinggi selama 9 jam lamanya mengguyur seluruh Wilayah Kabupaten Bima, mengakibatkan terjadinya banjir bandang yang menggenangi persawahan, pemukiman, dan fasilitas umum di 6 Kecamatan, yaitu Kecamatan Monta, Kec Madapangga, Kec Bolo, Kec Palibelo, Kec Woha dan Kec Parado. Selain banjir juga terjadi tanah longsor dan cuaca ekstrim selama 3 hari.

Lanjut usia merupakan salah satu kelompok rentan terkena dampak banjir. Lansia sulit melakukan aktivitas karena resiko jatuh dan cidera saat banjir. Selain itu, lansia mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh banjir.

Mengantisipasi adanya dampak banjir terhadap lanjut usia, Balai Lansia Gau Mabaji segera mengirimkan tim respon kasus.

Tim berkoordinasi dengan Dinas Sosial kabupaten Bima dan Pendamping Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia mengenai penanganan lanjut usia korban banjir dibantu dengan 2 Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) di Kabupaten Bima, yaitu LKS-LU Ummahayatul Mukminin dan LKS-LU Nurul Iman untuk melakukan pendataan lansia demi penyaluran program ATENSI kedepannya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, Sirabuddin Appe menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Kementerian Sosial RI, khusunya Balai yang memperhatikan kelompok rentan dalam bencana ini.

“Kami sangat mengapresiasi atas respon cepat yang dilakukan oleh Kementerian Sosial RI melalui Balai Lansia yang telah terjun langsung ke lokasi bencana dan memperhatikan kelompok rentan dalam bencana banjir ini”, Ujar Sirajuddin.

Selain melakukan pendataan, tim juga mendatangi beberapa desa yang terdampak bencana untuk memberikan dukungan psikososial kepada keluarga dengan lanjut usia sebagai kelompok rentan mengenai penanganan dampak bencana banjir kali ini.

Arrahman (85 th), salah satu lansia terdampak banjir menyampaikan terimakasih karena sudah dikunjungi dan berharap mendapatkan bantuan.

“Saya berterimakasih kepada Kemensos RI, karena sudah di kunjungi dan berharap bantuan segera datang karena barang-barang saya hanyut dan sekarang mengungsi di rumah keluarga”, Ujar Arrahman.

Dalam melakukan respon darurat bencana, Tim Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa juga bekerjasama dengan tim dari Balai Anak “Paramita” Mataram dan Balai Disabilitas “Mahatmiya” Bali. Ditambah lagi kedatangan dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Jogjakarta juga turut serta dalam penanganan bencana di Kabupaten Bima.

Hal ini, merupakan implementasi pelaksanaan Asistensi Rehabilitasi Sosial bahwa Balai/Loka bersifat multilayanan dan tidak hanya tefokus pada kluster layanan tertentu.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )