Bendungan Meninting Jebol, Pengusaha Ikan Koi Rugi Rp 1,5 M Lebih

Bendungan Meninting Jebol, Pengusaha Ikan Koi Rugi Rp 1,5 M Lebih

Lobar – Tingginya curah hujan yang terjadi di hutan bukit tinggi, yang menjadi penyebab penampungan sementara, pembangunan proyek Bendungan Meninting jebol dan mengakibatkan luapan air sungai meninting. Dampak dari luapan air sungai tersebut, pengusaha ikan koi yang ada di desa mambalan mengalami kerugian hingga mencapai 1,5 M.
Kondisi salah satu kolam ikan koi milik salah satu pengusaha di Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat memprihatinkan. Kolam ikan koi ini menjadi keruh dan berbau dan bercampur dengan lumpur, akibat dari luapan air proyek Bendungan Meninting yang berlokasi di Desa Bukit Tinggi, yang menerjang kolam ikan koi milik Ni Kadek Sri Dewi Danayanti, pada Jumat 17 juni 2022 lalu.
Pemilik kolam ikan koi menyebut, kerugian Rp. 1, 5 miliyar ini merupakan estimasi dari keberadaan atau jumlah ikan koi yang dipelihara diatasi lahan seluas 1 hektaran.
Lebih lanjut Kadek Sri Dewi menyebut, ribuan ikan koi yang siap panen dan yang akan di kirim ke luar daerah tersebut hanyut dibawa arus. Kini usaha yang sedang digeluti itu tidak bisa berjalan seperti biasanya, terlebih masa pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan.
“ Cukup besar kerugian yang saya alami, karena ikan yang akan kita panen Sabtu dan Minggu itu tidak ada yang tersisa, dari ikannya saja sekitar Rp 1,5 miiar. Belum peralatan, tembok dan mesin. Yang kami sayangkan tumben-tumben banjir seperti ini, kalau hujannya lebat biasanya curah hujan itu masuk hitungan menit, keluar nya juga hitungan menit,” ujarnya.
Ditengah bencana yang sedang dihadapi, ia berharap adanya perhatian dari pemerintah setempat.
Selain itu, ia juga menyayangkan atas jebolnya Tanggul Bendungan Meninting sembari meminta pemerintah melakukan pengawasan secara ketat.(ham/lbr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )