Cegah Pernikahan Anak Usia Dini dengan Perdes

Cegah Pernikahan Anak Usia Dini dengan Perdes

Mataram – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berupaya mencegah kasus pernikahan anak usia dini. Salah satunya adalah dengan mendesak pemerintah desa untuk menerbitkan peraturan desa terkait pernikahan anak usia dini.
Peraturan Desa tentang penyelenggaraan perlindungan anak sulit pada proses perumusan namun akan lebih sulit lagi pada tahap aplikasinya di lapangan. Karena itu Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik mengingatkan agar lebih gencar melakukan sosialisasi. Sebab menurutnya masyarakat adalah penegak hukum yang paling signifikan. Ketika sebuah peraturan diketahui dan dipahami oleh masyarakat maka masyarakat itu sendiri yang akan menegakkannya.
Hal tersebut disampaikan Sekda pada Peluncuran Peraturan Peraturan Desa Terkait Perlindungan Anak Desa Jerowaru dan Desa Menceh.
Sekda mengingatkan untuk melihat Perdes tersebut sebagai sebuah produk yang membutuhkan promosi. Promosi, jelas Sekda, dapat melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat sehingga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih kuat bagi masyarakat. Sekda juga menyebut Pemerintah Desa dapat memanfaatkan Dana Desa untuk mendukung sosialisasi.
Sekda menyebut pembentukan peraturan desa sebagai hak istimewa desa yang diharapkan dapat dioptimalkan untuk membangun desa.
“Perdes bisa menahan pernikahan dini yang berpotensi untuk terjadinya kekerasan anak,” harap Juaini.(rhl/ltm)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )