Curhatan Penyeintas Omicron,  Gejalanya Terasa Lebih Berat Dibanding Jilid 1

Curhatan Penyeintas Omicron, Gejalanya Terasa Lebih Berat Dibanding Jilid 1

Mataram – Pandemi Covid 19, telah membuat banyak orang harus kehilangan keluarga, saudara, dan kerabat yang disayangi. Tidak hanya itu, akibat Omicron membuat seseorang harus jauh dengan orang-orang yang dicintainya, meskipun hanya sementara. Kondisi itu, menjadi cerita sedih bagi sebagian orang. Seperti yang di alami Vievy, seorang perawat POLRI yang bertugas di RS Bhayangkara Mataram. Ia berbagi cerita tentang beratnya penderitaan yang dirasakannya sejak pertama dinyatakan positif Covid 19. Terlebih lagi, setelah untuk kedua kalinya dinyatakan terpapar Omicron yang menurutnya, gejalanya terasa lebih berat dibanding saat ia dinyatakan covid 19 jilid pertama. Melalui akun Facebooknya, Vievy membagikan cerita tentang perjuangannya setelah kembali terpapar Omicron. “So, berawal dr si Om lcron yg masih 1 keluarga dgn Koko Ovid Naintin ngajakin reunian utk kedua kalinya, yg membuat diriku hrs stay di suatu villa ini & pisah ranjang dgn Papi and my lovely anak2 tentunya ( bukan broken home Iho ya). Doi membuat gue lbh terasa sakit yg gak enak ketimbang yg pertama dulu. Garam aja gak berasa asin, makan jadi gak enak, tidur juga gak enak. Tapi apapun itu, kita syukuri aja nikmat yg Allah berikan, smoga menjadi pelebur dosa,” kenang Vievy. Vievy juga mengingatkan masyarakat untuk tetap wapada dengan Omicron yang sangat mudah menular. “Waspadai si Om lcron ini, doi bertebaran dimana mana. I hope never to see you again Om. Gue boseenn disinii kayak dipenjara ya gak sii..?,” ujar Vivey mengingatkan. Melalui postingannya, Vievy juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dan segera melakukan vaksin bagi yang belum mendapatkan, dan vaksin kedua bagi yang telah mendapatkan vaksin tahap pertama serta booster bagi yang telah mendapatkan vaksin pertama dan kedua. (red/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )