Dewan Desak Pelaku Manipulasi Pajak Restoran Dipidana

Dewan Desak Pelaku Manipulasi Pajak Restoran Dipidana

Mataram – Anggota komisi 2 DPRD Kota Mataram, Misban Ratmaji, mendesak pemerintah Kota Mataram lebih tegas terhadap restoran yang diduga memanipulasi pajak.
Tidak cukup hanya dengan teguran, dan mencabut ijin usaha. Namun, pemkot Mataram juga didorong untuk membawa permasalahan ini ke ranah pidana.
Misban Ratmaji mengatakan, secara umum dewan mendukung langkah BKD Kota Mataram yang melakukan uji kelayakan omzet dengan menerjunkan petugas untuk mengawasi transaksi yang berlangsung disejumlah restoran di mataram.
Menurutnya, langkah ini bukan hanya sekedar upaya optimalisasi penerimaan pajak restoran, namun juga bentuk tanggung jawab dalam memastikan uang pajak yang dititipkan masyarakat sepenuhnya sampai ke kas daerah.
Selanjutnya, jika dari pengawasan yang dilakukan terbukti ada manipulasi data pajak yang dilakukan pengusaha restoran yang tidak menyetorkan seluruh uang pajak yang dipungut dari konsumen ke pemerintah, maka pengusaha nakal itu harus diberikan tindakan tegas, karena yang dilakukan jelas melanggar ketentuan.
Selain untuk memberikan efek jera juga bisa menjadi pembelajaran bagi restoran lainnya agar tidak melakukan hal serupa.
“Telat bayar aja sudah melanggar, apalagi memanipulasi. Itu pelanggaran pidana. Kalau pemerintah Kota Mataram tidak mempu menangani ini, mintalah bantuan penegak hukum lainnya,” tandas Misban.
Sebelumnya, pengawasan intensif atau uji kelayakan omzet dilakukan jajaran BKD Mataram di 6 objek wajib pajak restoran di Mataram.
Dari hasil pengawasan tersebut, terungkap jika nominal pajak yang disetorkan ke kas daerah tidak sesuai omset tempat usahanya, dan dicurigai pajak yang dipungut dari konsumen tidak semuanya disetorkan ke kas daerah. Akibatnya, penerimaan pajak restoran berpotensi mengalami kebocoran hingga mencapai 90 persen.(irh/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )