Disnaker Kota Mataram Terima Puluhan Aduan Pembayaran THR

Disnaker Kota Mataram Terima Puluhan Aduan Pembayaran THR

Mataram – Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram menerima puluhan pengaduan, terkait masalah pembayaran Tunjangan Hari Raya menjelang lebaran 2022.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, H Rudy Suryawan, menyampaikan, sejak posko pengaduan pembayaran THR di buka, sekitar 20 pegawai swasta telah melakukan konsultasi dan melapor terkait pembayaran THR.
Selain melapor dengan datang langsung ke posko pengaduan, ada pula karyawan yang melapor secara online, melalui nomor telpon.
Dikatakannya, perusahaan yang di laporkan itu, sebagian karena tidak membayar THR, yang hanya sanggup membayar THR sebesar 50 persen, dan ada pula yang dilaporkan karena membayar THR karyawannya dengan cara di cicil.
Terkait pembayaran THR dengan cara di cicil, Rudy menyatakan tidak ada aturan yang menyebutkan sebagai pelanggaran aturan, karena larangan untuk membayar THR dengan cara dicicil, hanya bersifat himbauan. Meski demikian, pihaknya akan tetap menindaklanjuti laporan terkait pembayaran THR itu, dengan menerjunkan petugas ke perusahaan yang diadukan. Dan jika terbukti melanggar, maka perusahaan itu pun bisa diberikan sanksi, dengan sanksi maksimal pencabutan izin perusahaan.
“Memang belum ada ketegasan, menteri keuangan kan cuman jangan dicicil, jadi kita juga tidak bisa saklek. Sekitarnya masih belum bisa bayar perubahan kita cek kalau pendapatannya turun atau dia mengalami kerugian nanti akan kita cek betul gak,” tandas Rudy.
Sesuai dengan surat edaran menteri tenaga kerja, tentang pelaksanaan pembayaran THR keagamaan tahun 2022, seluruh perusahaan tidak lagi mendapat kelonggaran membayarkan THR , seperti kelonggaran yang diterima pada saat awal hingga puncak pandemi pada tahun 2020 dan 2021 lalu.
Sesuai ketentuan, THR yang diterima oleh setiap karyawan swasta, harus dibayarkan oleh perusahaan maksimal 7 hari sebelum lebaran.(irh/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )