Ditengah El Nino, Petani di Lobar Panen Empat Kali Setahun

Ditengah El Nino, Petani di Lobar Panen Empat Kali Setahun

Lombok Barat – Meski terdampak El Nino, para petani di Lombok Barat tetap bisa memanen padi empat kali dalam setahun, bahkan lebih.
Seperti para petani di Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada. Di desa ini, lahan pertanian seluas 150 hektare dipenuhi dengan padi yang menguning dan siap dipanen. Para petani menggelar panen raya untuk memetik hasil kerja keras mereka selama beberapa bulan terakhir.
Panen raya ini mendapat perhatian dari Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, yang datang langsung ke lokasi pada Selasa (24/10/2023). Ia mengaku kagum dengan sistem dan pola tanam yang diterapkan oleh para petani di Lombok Barat.
“Alhamdulillah pelungguh (para petani di Tanak Beak) dalam setahun bisa empat kali panen, luar biasa. Ini patut kita syukuri,” ujar Gita Ariadi.
Ia mengapresiasi kerja keras para petani dan pemerintah yang mengawal produksi pangan di daerah ini.
Gita juga mengatakan bahwa hasil panen raya ini akan dilaporkan ke Kemendagri sebagai bukti bahwa NTB adalah provinsi yang belum dimasuki beras impor.
“Ini tentu berkat kerja keras para petani dan juga pemerintah yang mengawal. Kemudian pola tanam dan bibit yang unggul, bantuan sarana dan prasarana. Saya sebagai perwakilan pemerintah di NTB mengucapkan terima kasih,” ujarnya.
Ia juga menjamin bahwa ketersediaan beras untuk masyarakat NTB selama lima bulan ke depan masih aman. Ia berharap para petani dapat memanfaatkan potensi kelebihan air yang ada di Lombok Barat untuk bercocok tanam dengan sebaik-baiknya.
“Alhamdulillah petani dapat memanfaatkan potensi kelebihan air ini, sehingga dapat bercocok tanam dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Sementara itu, Kadis Pertanian Lombok Barat, Lalu Winengan, juga menyampaikan rasa syukurnya atas panen raya ini. Ia mengatakan apa yang diperoleh merupakan hasil dari kerja keras para petani dan penyuluh yang tidak menyerah meski menghadapi ancaman kekeringan akibat El Nino.
“Di saat El Nino, daerah lain sedang susah, tidak ada yang bisa panen, tapi kecamatan Narmada ini alhamdulillah panen,” bebernya.
Ia menyebutkan, khusus untuk kegiatan panen raya yang dilakukan kemarin, luas lahan yang dipanen mencapai 94 hektare, dengan hasil sekitar 6 ton per hektare. Ini menunjukkan produktivitas yang tinggi dari lahan pertanian di Lombok Barat.(HAM)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )