DPRD Kota Mataram Tetapkan 25 Raperda Dibahas Tahun 2022

DPRD Kota Mataram Tetapkan 25 Raperda Dibahas Tahun 2022

Mataram – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Mataram, Kamis (11/3/2022), menggelar rapat paripurna yang dipimpin langsung ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumard.
Rapat paripurna yang dihadiri walikota Mataram, H Mohan Roliskana dan Wakil walikota mataram TGH Mujiburrahman itu, dalam rangka penetapan rancangan perda yang akan dibahas pada tahun 2022.
Total sebanyak 25 Raperda, yang ditetapkan untuk dibahas pada tahun 2022.
Dari 25 raperda yang ditetapkan untuk dibahas tersebut, 13 diantaranya merupakan raperda yang berasal dari usulan dewan, sisanya berasal dari usulan eksekutif pemerintah Kota Mataram.
Selain menetapkan raperda yang akan dibahas dalam program pembentukan peraturan daerah, rapat paripurna juga diagendakan untuk menetapkan 3 buah rancangan peraturan daerah menjadi perda Kota Mataram.
Tiga perda yang ditetapkan tersebut, yakni perda tentang perubahan atas perda nomor 15 tahun 2011, tentang retribusi perizinan tertentu, Perda tentang perubahan kedua atas perda nomor 16 tahun 2011, tentang retribusi jasa usaha, dan yang terakhir Perda tentang penyelenggaraan perizinan berbasis resiko.
Sejumlah saran disampaikan oleh gabungan pansus, sebagai penyempurnaan agar ketiga perda itu penerapannya jauh lebih maksimal.
/Sink
Sementara itu, walikota Mataram H Mohan Roliskana, menyampaikan penetapan raperda yang akan dibahas dalam program pembentukan perda tahun 2022 diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan sinergisitas pihak eksekutif dan legislatif, namun juga akan mampu memberikan kepastian hukum, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Mataram.
Sedangkan terkait penetapan 3 Perda, walikota Mataram, H. Mohan Roliskana menyampaikan, kehadiran 3 perda ini, akan semakin memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan, khususnya pelayanan perizinan.
Selain untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, penetapan perda juga menjadi bagian dari upaya pemerintah Kota Mataram, dalam meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah, khususnya yang bersumber dari retribusi jasa usaha.(irh/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )