Hasil Rapid Test Covid-19, 1 Anggota DPRD Kota Mataram Dinyatakan Reaktif
Foto:Anggota DPRD Kota Mataram Jalani Rapid Test (irham/lomboktvnews.com)

Hasil Rapid Test Covid-19, 1 Anggota DPRD Kota Mataram Dinyatakan Reaktif

Mataram– RSUD Kota Mataram sampaikan hasil rapid test anggota DPRD Kota Mataram Kota Mataram. Dari 26 anggota dewan yang menjalani Rapid Test, ada Satu Anggota dewan dinyatakan Reaktif.
“ Kemarin itu, Rapid test yang di lakukan oleh RSUD Kota Mataram terhadap teman-teman di dewan itu, sebanyak 26 dari total 40 anggota dewan menjalani rapid test, hasilnya ada satu anggota yang hasilnya dinyatakan reaktif “, kata direktur RSUD Kota Mataram dr. Lalu Herman Mahaputra di Mataram, Selasa 21 April 2020.
dr. Lalu Herman Mahaputra Menjelaskan, Sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19, Pihaknya pun akan langsung melakukan pemeriksaan Swab atau pengambilan sampel lendir, Sebagai diagnosa apakah yang bersangkutan terjangkit virus Corona atau tidak.
“ Hari ini kami menunggu kehadiran anggota dewan tersebut ke RSUD Kota Mataram, guna dilakukan pemeriksaan Swab,’’ Ujar lalu herman mahaputra.
Dihubungi secara terpisah, Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi membenarkan jika hasil Rapid Test salah satu anggotanya Dinyatakan Reaktif. Namun meski reaktif, belum tentu salah satu anggotanya itu positif corona.
‘’ Kami harap masyarakat tidak panik dengan kabar ini, karena hasil rapid tes dinyatakan reaktif belum tentu positif , “ ungkap H Didi Sumadi.
H Didi Sumardi mengatakan, setelah pihaknya menerima informasi terkait adanya satu anggota dewan yang hasil rapid tesnya dinyatakan reaktif, pihaknya langsung menghubungi anggotanya tersebut , guna diminta menjalani pemeriksaan swab , untuk memastikan apakah yang bersangkutan positif terjangkit corona atau tidak.
“ Yang bersangkutan telah menyampaikan kesiapannya untuk langsung menjalani pemeriksaan Swab di RSUD Kota mataram “, Ujar H Didi Sumardi.
Politisi Partai Golkar ini juga menyampaikan , selain harus menjalani pemeriksaan Swab, salah satu anggota dewan itu juga harus mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19, dengan melakukan isolasi diri secara mandiri , serta untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas mengikuti agenda dewan hingga hasil pemeriksaan Swab keluar.
“ Apapun SOP pencegahan Covid yang kita lakukan ,dengan hasil rapid tes seperti itu maka sangat riskan melakukan aktivitas di luar, dan untuk kemasalahatan yang bersangkutan sebaiknya stay at home atau work from home hingga hasil pemeriksaan swab dinyatakan negatif,’’ pungkasnya.(irhm/mtr)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )