Hindari Stok Vaksin Kosong, Pemda Diminta Tak Malas Input Data Digital

Hindari Stok Vaksin Kosong, Pemda Diminta Tak Malas Input Data Digital

Mataram-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan jatah logistik vaksin yang merata untuk seluruh Kabupaten/Kota. Namun, jika ada Kabupaten/Kota yang menyatakan logistik vaksin kosong, dipastikan pemerintah Kabupaten/Kota tidak melakukan input data secara digital. Karena itu, asisten III Setda Provinsi NTB, Nurhandini Eka Dewi meminta Pemerintah Kabupaten/Kota yang melaksanakan vaksinasi agar tidak lupa menginput data jumlah vaksin yang digunakan, selain dilakukan secara manual juga dilakukan secara digital.
Ditegaskan Eka, jika ada daerah yang mengaku kehabisan vaksin, dapat dipastikan bahwa hal itu disebabkan karena tidak melakukan input data secara digital. Menurut Eka, untuk menentukan berapa jumlah vaksin yang hendak di drop dan memberikan jatah untuk Kabupaten/Kota akan dilihat berdasarkan jumlah sisa dosis vaksin yang telah di input secara digital. Tanda jika laporan digital telah diterima, yakni data yang telah diinput dapat di cetak. Agar tidak terjadi kekosongan dosis vaksin, Eka menyarankan pemerintah daerah untuk menyediakan petugas khusus yang menginput data secara digital saat pelaksanaan vaksinasi, agar data dapat segera diterima oleh pusat sehingga tidak terjadi keterlambatan logistik vaksin.
“Waktu masukan itu masih manual ya gak bisa, makanya yang bagus itu setiap 30 menit diinput datanya secara digital. Tapi kalau seperti itu kan malas” terang Eka.
Disebutkan Eka, bahwa saat ini, pembagian vaksin dilakukan secara merata di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia, karena sudah tidak ada daerah yang berada pada PPKM level 4. Eka menghimbau, jika terjadi kekosongan vaksin, Pemda diminta untuk mengevaluasi kinerja tim di lapangan, dan segera tugaskan tim yang bertugas melakukan input data secara digital, untuk menghindari terjadinya kekosongan vaksin.(ris/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )