Hingga Oktober Kebutuhan Uang Tunai di NTB Capai Angka 8,3 T Lebih

Hingga Oktober Kebutuhan Uang Tunai di NTB Capai Angka 8,3 T Lebih

Lomboktv News (Mataram) – Hingga Oktober 2023 kebutuhan uang tunai (outflow) di Provinsi NTB tercatat sebesar Rp 8,36 T tumbuh 7,3% (Yoy). Sementara dari sisi arus uang yang masuk ke BI (inflow) tercatat sebesar Rp7,59 T, tumbuh 8,9% (yoy). Hal tersebut menggambarkan bahwa kebutuhan uang tunai cenderung meningkat meskipun instrumen transaksi secara non tunai juga bertumbuh.

“Maka itu, menjadi kewajiban bersama menjaga fisik Rupiah yang kita gunakan secara bijak. Karena meski sudah didesain dan dibuat dengan dukungan teknologi terbaik, namun prilaku kita juga-lah yang menentukan,” demikian disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat, Berry Arifsyah Harahap dalam release nya, Selasa (7/11/2023).
Dari hasil pengukuran Indeks Kelayakan Uang pada semester 1 2023 di Provinsi NTB mencatat Indeks kelayakan yang berada di atas range uang layak edar berkualitas. Pengukuran dilakukan di Kota Mataram dan Kota Bima dengan responden ibu rumah tangga dan pelaku UMKM.
Dijelaskan lebih lanjut, sejak tahun 2022, Bank Indonesia melakukan penguatan pemahaman Rupiah kepada masyarakat tidak terbatas pada mengenali keaslian Rupiah namun bagaimana peranan dan fungsi Rupiah secara luas dalam bentuk Edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah.
“Melalui CBP Rupiah ini tumbuh pemahaman bagaimana mengenali keaslian Rupiah, merawat fisik Rupiah agar tidak cepat lusuh dan menjaganya dari tindak pidana pemalsuan uang. Tidak hanya itu, edukasi CBP Rupiah memperkenalkan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, simbol kedaulatan negara, kewajiban penggunaan Rupiah dalam bertransaksi dan dampaknya terhadap perekonomian,” tambah Berry Arifsyah.
Serangkaian dengan peringatan Hari Oeang Republik Indonesia ke 77 dan Hari Pahlawan tahun 2023, Bank Indonesia menyelenggarakan selebrasi sekaligus memberikan apresiasi CBP Rupiah kepada 6 mahasiswa dan 54 kepala sekolah dan guru SD hingga SMA yang telah berkontribusi dalam perluasan penyampaian pesan Cinta Bangga dan Paham Rupiah di lingkungan kampus dan sekolahnya. Kolaborasi Bank Indonesia bersama sekolah dan perguruan tinggi sepanjang tahun 2023 telah mengedukasi lebih dari 112 ribu audiens dan menghasilkan 1.800 tenaga edukator CBP Rupiah dari lingkungan sekolah dan kampus. Kedepan, kolaborasi apik ini akan diakukan secara berkelanjutan demi Rupiah yang berdaulat, karena Rupiah Berdaulat, Indonesia Kuat !. (AR/SP)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )