IPDN NTB Berhentikan 151 Pegawai Tanpa Pesangon dan Kompensasi

IPDN NTB Berhentikan 151 Pegawai Tanpa Pesangon dan Kompensasi

Mataram – IPDN Kampus NTB, diduga telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara tidak prosedural terhadap 151 orang pramu bakti IPDN kampus NTB.
Pihak IPDN pun dituntut bertanggungjawab dengan memberikan pesangon dan kompensasi sesuai dengan hak para pegawai. Sejumlah massa dari forum organisasi rakyat Nusa Tenggara Barat (Sasaka NTB) mendesak pihak IPDN kampus NTB, bertanggung jawab atas pemberian pesangon dan kompensasi, terhadap 151 pegawai pramu bakti IPDN kampus NTB yang mengalami pemutusan hubungan kerja atau PHK.
Tuntutan itu disampaikan massa Sasaka NTB, dalam hearing dengan komisi V DPRD NTB yang dihadiri direktur IPDN kampus NTB beserta jajarannya.
Massa Sasaka NTB menuding pihak IPDN kampus NTB telah melakukan PHK secara sepihak dan tidak sesuai prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan. Selain itu, PHK yang dilakukan pihak IPDN kampus NTB juga tanpa uang pesangon dan kompensasi. Oleh karenanya, melalui komisi V DPRD NTB, massa Sasaka NTB menuntut pihak IPDN kampus NTB segera memberikan uang pesangon dan kompensasi kepada 151 pegawai yang terkena kebijakan PHK.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi IPDN, Arif M Edhi, membantah jika IPDN telah melakukan PHK terhadap 151 pegawai IPDN kampus NTB. Yang dilakukan IPDN, kata Arif, mengakhiri perjanjian kontrak kerja yang ada. Karena waktu itu, ungkap Arif, IPDN merekrut tenaga harian lepas untuk menutupi kekurangan PNS, dan ketika tenaga PNS sudah masuk, maka secara otomatis kontrak tenaga kerja harian lepas juga berakhir. Dengan demikian, IPDN pungkasnya tidak berkewajiban untuk memberikan uang pesangon maupun kompensasi, sesuai dengan ketentuan undang-undang ketenagakerjaan.
“Kita tidak pernah memutus kerja, kita mengakhiri kontrak kerja. Dulu kita merekrut Tenaga harian lepas,” terang Arif. (ddy/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )