Jamwas Pastikan Tidak Ada Laporan Kejati NTB Kasus Dana BLUD

Jamwas Pastikan Tidak Ada Laporan Kejati NTB Kasus Dana BLUD

Mataram – Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), Ali Mukartono memastikan, pihaknya menerima laporan dari Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat terkait hasil penelusuran dugaan aliran dana Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah Praya yang masuk ke korps Adhyaksa.
“Ndak ada laporan ke saya. Itu dengan Pk Kajati,” ujar Ali Mukartono.
Sebelumnya, kepala Kejati NTB, Sungarpin meminta asisten bidang pengawasan untuk menelusuri dugaan korps Adhyaksa di Wilayah Lombok Tengah turut menikmati aliran dana BLUD RSUD Praya.
Perintah Kajati NTB tersebut merupakan tindak lanjut pernyataan salah seorang tersangka kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana BLUD RSUD Praya periode 2017-2020, inisial ML.
Dalam kasus dugaan penyimpangan pengelolaan dana BLUD periode 2017-2020, ML ditetapkan sebagai tersangka bersama pejabat pembuat komitmen RSUD Praya periode 2016-2022, berinisial AS, dan Bendahara RSUD Praya periode 2017-2022, berinisial BPA.
Kedatangan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Ali Mukartono bersama rombongan Kejaksaan Agung datang ke Nusa Tenggara Barat untuk menosialisasikan aturan baru Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang RI No. 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.
Selain sosialisasi undang-undang kejaksaan yang baru, Ali Mukartono juga menyampaikan, rombongan dari Kejaksaan Agung datang ke NTB untuk melakukan evaluasi kinerja sesuai atensi jaksa agung.(sar/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )