Jelang Hari Pencoblosan, TGB Zainul Majdi Sebut Ganjar-Mahfud  Tanpa Beban

Lombok Timur – Pelaksanaan Pemilihan Umun (Pemilu) Pemilihan Presiden (Pilpres) 14 Februari tinggal 9 hari. Wakil Ketua Koordinator Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, TGB HM Zainul Majdi menyebut, ketiga paslon adalah putra terbaik Indonesia.

“Kita pilih Ganjar-Mahfud sebagai pemimpin, ” katanya, Senin (5/2/23).

Ketua Harian Nasional Partai Perindo ini kemudian menyampaikan, Allah akan memberikan kekuasaan sesuai kehendaknya, semoga ikhtiar untuk Ganjar-Mahfud ini sesuai kehendak Allah.

“Kita tidak boleh sebagai barisan Ganjar-Mahfud menghina dan mengumpat,” pintanya.

Ketua Umum Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWD) ini kepada ribuan massa yang hadir menjelaskan, alasan bersama Ganjar- Mahfud karena rekam jejak. Pemimpin itu ibarat naik gurung, perlu tidak membawa beban.

“Kalau tanpa beban akan mudah dan cepat naik dan membawa Indonesia lebih baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Capres Ganjar Pranowo 20 tahun hadir, kiprah di DPR selama 10 tahun menghasilkan undang-undang yang beragam dan bermanfaat untuk masyarakat.

Saat jadi Gubernur Jawa Tengah, 1 juta orang dilepaskan dari kemiskinan, ribuan orang disalurkan untuk mendapatkan lapangan kerja.

“Guru-guru ngaji diberikan bantuan, selama ini diabaikan. Selanjutnya program ini dilakukan di seluruh Indonesia seluruh guru ngaji akan diberikan bantuan, ” terangnya.

“Pasangan (Ganjar-Mahfud) ini tak ada beban, cukup bekal dan dekat kepada rakyat, ” sambungnya.

Selain itu, kata TGB, bila memperhatikan setiap debat, pasangan Ganjar-Mahfud selalu menyampaikan dengan baik.

“Beliau mau didengar, tapi juga mau mendengar. Pemimpin jangan hanya mau dipuji-puji, diajum-ajum saja. Siap ya nanti pilih nomor Tiga, ” pintanya.

Tampak di panggung acara Ketua DPW Partai Perindo NTB H Khairul Rizal, Ketua Dewan Pertimbangan DPW Partai Perindo Hj Sitti Rohmi Djalilah, Ketua DPD Partai Perindo se Pulau Lombok beserta para pengurus, serta Calon DPD RI Rifqi Farabi.(Rhl

CATEGORIES

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )