Kantor Bupati Baru, Didesign Tahan Gempa Hingga 8 SR

Kantor Bupati Baru, Didesign Tahan Gempa Hingga 8 SR

KLU – Sebagai satu satu daerah yang masih berkategori daerah tertinggal disebabkan karena masuk daerah rawan bencana, kabupaten Lombok Utara harus melakukan kajian mendalam terkait konstruksi yang akan digunakan dalam membangun gedung bertingkat dilokasi yang belum lama ini diporakporandakan oleh bencana alam gempa bumi. Saat disinggung konstruksi bangunan gedung kantor bupati yang mulai dikerjakan awal Maret ini, kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Lombok Utara, Kahar Rizal mengklaim jika bangunan 4 lantai itu akan aman dari goncangan gempa bumi berkekuatan 8 Skla Richter.
“Ada aturan-aturan pembebanan dalam proses pembangunan itu, termasuk diantaranya beban gempa termasuk koofesien itu. Bahkan perhitungan kami itu hingga kekuatan 8 Skala Ritcher,” terang Kahar.
Ditambahkan Kahar, bahwa pihaknya telah melakukan kajian kekuatan bangunan tatkala diguncang bencana alam gempa bumi.
Hasil kajian pihaknya diklaim jika bangunan kantor bupati yang akan rampung pengerjaannya pada 13 Desember mendatang, kuat menahan gempa bumi dahsyat. Sehingga bangunan yang akan berdiri kokoh dijantung kota tanjung itu dinyatakan aman dan anti gempa.
Kantor bupati lombok utara itu sendiri, mulai dikerjakan awal bulan Maret ini. Gedung lantai 4 itu diprediksi akan menelan anggaran hingga Rp.45 milyar dan diprediksi rampung selama 11 bulan. Pembangunan kantor bupati itu dinilai sebagai proyek ambisius bupati Djohan karena dibangun saat perekonomian daerah dan masyarakat melemah akibat pandemi Covid19. Meski demikian, bupati Djohan tetap bersikeras membangun kantor dan berjanji tidak akan membebani anggaran pemulihan perekonomian daerah dan program pengentasan kemiskinan rakyat KLU.(shd/klu)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )