Kapolda NTB dan Danrem 162 WB Sambangj Cek Point Jempong
Foto : Kapolda NTB, Irjen Pol M Iqbal dan Danrem 162 Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani terjun langsung di lokasi penyekatan (Riska/lomboktvnews.com)

Kapolda NTB dan Danrem 162 WB Sambangj Cek Point Jempong

Mataram-Guna memastikan kelancaran penyekatan akses masuk ke Ibu Kota Provinsi, menyusul peneraoan PPKM darurat di Kota Mataram, Kapolda NTB, Danrem 162 Wira Bhakti, Danlanal dan Kadishub Kota Mataram melakukan pengecekan langsung ke salah satu titik pendekatan.
Puluhan personil gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP hingga Dinas Perhubungan Kota Mataram disiagakan di kawasan Tembolak Pelangi Baypass, yang merupakan salah satu pintu masuk ibu kota Provinsi. Bahkan, Kapoldsa dan Danrem 162 Wira Bhakti dan pejabat lainnya turut melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi kendaraan yang hendak masuk ke Kota Mataram.
Danrem 162 Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa petugas gabungan sebelum pelaksanaan penyekatan, telah melaksanakan pembatasan kegiatan malam dengan berkeliling ke cafe-cafe serta tempat hiburan malam guna menyisir para pengusaha sekaligus melakukan sosialisasi untuk pelaksanaan PPKM yang akan dilaksanakan hingga 20 juli mendatang.
“Sebelumnya kita mendatangi tempat-tempat makan dan tempat hiburan untuk mengawali sebelumnya pelaksanaan PPKM darurat, kita juga sudah melakukan pengecekan kesiapan dengan melakukan apel tiga pilar, dan Alhamdulillah semuanya berjalan baik. TNI mendukung penuh program pemerintah pusat terkait dengan PPKM darurat ini” tegas Danrem.
Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol M Iqbal mengatakan kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 08.00 Wita itu merupakan kegiatan imbangan yang dilaksanakan untuk mencegah melonjaknya angka covid-19 di NTB.
“Di sembilan daerah kami melakukan perkembangan, ya Alhamdulillah di NTB memang terjadi lonjakan tapi belum ekponensial, kesembuhannya yang luar biasa di NTB ini” jelas Iqbal.
Selama pelaksanaan PPKM darurat di Kota Mataram, yang dimulai tanggal 12 hingga 20 Juli mendatang, masyarakat yang hendak masuk ke Kota Mataram, diminta untuk memperlihatkan kartu vaksin dan hasil swab kepada petugas.
Hari pertama pelaksanaan PPKM darurat di Kota Mataram, sejumlah pengendara tidak dapat menunjukkan kartu vaksin dan diminta putar balik.
Sebanyak 12 pengendara juga diminta untuk melakukan swab antigen di tempat, namun semuanya menunjukan hasil negatif.(ris/mtr)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )