Kepala SMPN 14 Mataram Meminta Maaf Atas Insiden Pengerusakan

Kepala SMPN 14 Mataram Meminta Maaf Atas Insiden Pengerusakan

Mataram – Suasana di SMP Negeri 14 Mataram, satu hari paska terjadinya insiden pengerusakan pembatas SD Negeri Model Mataram oleh sekelompok siswa SMPN 14 Mataram masih berantakan.
Aktivitas di sekolah juga terlihat lengang karena untuk sementara waktu para siswa diliburkan dan aktivitas belajar mengajar di tiadakan untuk sementara waktu.
Sementara di ruang guru seluruh tenaga pendidik SMP Negeri 14 melakukan pertemuan dengan ketua DPRD Kota Mataram, h Didi Sumardi dan kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf yang datang untuk menyambangi sekolah tersebut.
Dalam kesempatan itu, kepala SMP Negeri 14 Mataram, Lina Yeti Budiasih , secara terbuka menyampaikan permohonan maafnya atas insiden yang mencoreng dunia pendidikan di Kota Mataram itu.
Leni mengaku tidak mengetahui awal mula insiden tersebut karena posisinya saat itu sedang tidak ada di sekolah.
Meski demikian, pihaknya mengaku salah atas insiden tersebut karena sebagai seorang pendidik tidak hanya mengemban tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa dari sisi akdemik namun juga dari segi karakter.
Lina menceritakan kejadian ini bermula dari rasa ketidak nyamanan siswa terhadap kondisi belajar di SMP Negeri 14 Mataram karena sebagian siswa belajar dihalaman sekolah yang tidak ada meja kursi dan hanya beralaskan terpal.
Sehingga timbul perasaan siswa ingin menempati ruang kelas yang ditempati SDN Model Mataram yang mereka rasa adalah ruang kelas mereka
Namun terlepas dari persoalan tersebut, Lina pun mengajak semua tenaga pendidik untuk bersama-sama bahu membahu memulihkan citra sekolah serta kedepannya bisa mendidik anak-anak menjadi lebih baik lagi
Sementara itu, ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi mengajak semua pihak menjadikan kerjadian ini sebagai bahan introsepksi diri. Saat ini, menurut Didi, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah pemulihan karakter siswa yang terpapar melakukan pengerusakan.
Selain itu, kedua belah pihak harus segera melakukan rekonsilasi untuk membuktikan tidak ada persoalan antara kedua belah pihak.
Selanjutnya, pihaknya mendorong agar pemindahan gedung SD Negeri Model Mataram juga harus dipercepat.(irh/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )