Kerjasama Bisnis KKB-Pengusaha Fastboad Diatensi Polres Lotara

Kerjasama Bisnis KKB-Pengusaha Fastboad Diatensi Polres Lotara

KLU – Kepolisian Resort Lombok Utara menjadikan kerjasama bisnis yang akan dijalin oleh Koperasi Karya Bahari dengan pengusaha kapal cepat sebagai atensi yang akan ditindak tegas jika terjadi pelanggaran hukum. Atensi itu diberikan kepolisian Lombok Utara karena tingginya perhatian pemerintah pusat terhadap proses bangkitnya kembali pariwisata tiga gili.
Pernyataan itu disapaikan oleh kapolres Lombok Utara kepada awak media, seusai menggelar apel bersama HUT Bayangkara yang ke 76 di Lapangan Mapolres Lombok Utara siang tadi.
AKBP. I Wayan Sudarmanta sebelumnya telah memberikan saran kepada pemda KLU dalam rangka memudahkan proses pengawasan yang dilakukan pihaknya terhadap wisatawan asing yang berkunjung ke gili. Kepolisian menyarankan agar pemda setempat memberlakukan sistem satu pintu bagi wisatawan yang akan masuk ke kawasan tiga gili.
Namun, setelah dilakukan mufakat, pemda KLU tidak akan memberlakukan one gate sistem di pelabuhan bangsal pemenang. Atas langkah yang diambil pemda, kapolres lombok utara menghormati keputusan pemda.
“Di tiga gili kita banyak kedatangan tamu wisatawan asing yang menuntut kita untuk melakukan pelayanan secara profesional,” tandas Sudarmanta.
Sebelumnya, saat koprensi pers yang dilakukan pemda KLU pihak polres Lombok Utara yang diwakilkan oleh wakapolres menegaskan jika polres lombok utara akan memberikan atensi dan pengawasan terhadap kerjasama bisnis yang akan dijalin oleh pihak koperasi dengan pengusaha fastboad. Bahkan, polisi akan menindak tegas jika terjadi pelanggaran hukum dalam hubungan kerjasama bisnis antara KKB dengan pengusaha kapal cepat.
Kepolisian Resort Lombok Utara sendiri saat ini telah menerjunkan anggotanya untuk berjaga di pelabuhan tiga gili. Peredaran narkoba, senjata dan kamtibmas lainnya menjadi alasan pihak kepolisian menambah personilnya di kawasan tiga gili.(shd/klu)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )