Khawatir Mati Akibat PMK, Warga Jual Sapi dengan Harga Murah

Khawatir Mati Akibat PMK, Warga Jual Sapi dengan Harga Murah

Lobar – Merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mulai membuat peternak sapi di wilayah Desa Karang Bongkot kecamatan Labuapi Lombok Barat mulai khawatir.
Pasalnya, sapi piaraan para peternak sudah mulai diserang penyakit mulut dan kuku. Salah satu peternak sapi di Desa Karang Bongkot, Andri mengatakan jumlah sapi di kandangnya sekitar 40 ekor, dari jumlah tersebut, sekitar 15 ekor sudah terjangkit penyakit mulut dan kuku. Para peternak sudah mulai khawatir dengan penyakit PMK, sehingga mereka lebih memilih menjual sapinya dengan harga yang sangat murah.
Ia menjual satu ekor sapi dengan harga Rp. 8 juta rupiah hingga Rp. 9 juta. Padahal, biasanya ia menjual dengan harga Rp. 14 juta hingga Rp.15 juta per ekor.
“Banyak sekali peternak yang rugi total karena selama dua tahun ini dipelihara, terus harga belinya 12.000.000 dijual 9.000.000 itu kan miris sekali kita lihat,” ujarnya. Ditambahkan Andri, untuk mengantisipasi hal tersebut, para peternak mencoba memberikan obat kepada sapinya dengan memberikan suntikan. Untuk satu kali suntikan mereka harus membayar Rp. 100 ribu per ekor.
Sementara itu, kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan Lombok barat, Lalu Winengan menghimbau pihaknya agar terus memantau kondisi ternak di wilayah Lombok Barat. Winengan meminta, tim kesehatan hewan pada dinas pertanian dan peternakan Lombok Barat untuk tidak meminta bayaran setiap melakukan penyuntikan pada ternak. Jika ada yang melakukan hal tersebut, ia meminta para peternak atau kelompok peternak melapor.
“Lakukan tindakan medis dan non medis harus melakukan pemantauan dan tidak boleh masuk kantor langsung ke peternak dan berikan laporan sambil berikan vitamin. Tidak boleh minta bayaran, kalo ada yang minta bayaran, segera laporkan biar kita tangkap,” ancam Winengan.
Para peternak berharap, dengan banyaknya kasus PMK ditemukan di Desa Karang Bongkot, agar pemerintah, khususnya Dinas Pertanian, langsung turun untuk melakukan pengecekan.
Mereka juga meminta agar diberikan bantuan berupa penyemprotan maupun obat obatan untuk mengantisipasi penularan PMK ke sapi yang lain.(ham/lbr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )