KTH Pink Lestari Pertanyakan SHM Di Kawasan Pantai Pink

KTH Pink Lestari Pertanyakan SHM Di Kawasan Pantai Pink

Lotim – Kelompok Tani Hutan (KTH) Pink Lestari pertanyakan masih adanya sertfikat hak milik (SHM) dikawasan Pantai Pink.
Padahal, kawasan Pantai Pink seluruhnya masuk dalam kawasan hutan lindung sekaroh.
Seperti yang diungkapkan ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Pink Lestari, Ahmad Turmudzi. Sebagai pengelola wisata Pantai Pink, ia mempertanyakan adanya sertifikat hak milik (SHM) dengan kode 704 yang berada di dalam kawasan pantai pink seluas 1,5 hektare.
Padahal seluruh kawasan pantai pink masuk dalam kawasan hutan lindung sekaroh yang tidak boleh di miliki secara pribadi.
Adanya sertifikat hak milik tersebut, sangat mengganggu penataan wisata Pantai Pink. Karena lokasi tanah tersebut persis berada di Pantai Pink.
Menurutnya, SHM 704 sangat aneh, karena berdasar pada, putusan pengadilan tindak pidana korupsi sertifikat tersebut masuk dalam 29 SHM yang diperintahkan pengadilan untuk dibatalkan.
Namun dari 29 SHM tersebut, tinggal SHM 704 yang belum dibatalkan oleh BPN.
“Persoalannya adalah kami dari pihak pengelola melakukan penataan sebelum permasalahan ini selesai,” tandas Turmuzi.
Ditambahkan Turmudzi, pihaknya berharap sertifikat tersebut segera dibatalkan karena sangat mengganggu pengelolaan wisata kawasan Pantai Pink. Sehingga potensi penerimaan APBd menjadi tidak maksimal.(rhl/ltm)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )