Lindungi Lahan Produktif, Dinas Pertanian KLU Rancang Perda LB2D

Lindungi Lahan Produktif, Dinas Pertanian KLU Rancang Perda LB2D

KLU – Maraknya pembangunan di lahan produktif yang berakibat pada menyusutnya lahan pertanian produktif di Kabupaten Lombok Utara, memaksa dinas terkait mengajukan rancangan peraturan daerah perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Selain itu, guna membendung dampak alih fungsi lahan Dinas Pertanian KLU juga mulai melaksanakan optimalisasi lahan kering yang ada di bagian timur kabupaten dayan gunung itu.
Meski diakui oleh kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan Lombok Utara, jika pihaknya belum memiliki data persentase lahan produktif yang telah menyusut karena alih fuungsi lahan, namun Tresnahadi meyakini jika penyusutan lahan pertanian produktif di kabupaten Lombok Utara terjadi secara masif. Kondisi itu ia yakini lantaran banyaknya masyarakat KLU yang membangun perumahan di lahan pertanian yang tergolong lahan produktif.
Oleh karena itu, DKP3 Lombok Utara merasa perlu adanya peraturan yang melindungi keberadaan lahan pertanian produktif sehingga tidak lagi dilakukan alih fungsi lahan yang akan berdampak pada ketahanan pangan kabupaten termuda di Nusa Tenggara Barat itu.
“Kami sudah mengajukan rancangan peraturan daerah tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan,” ujarnya.
Ditambahkan mantan sekretaris Dukcapil itu bahwa alih fungsi lahan khususnya, didaerah perkotaan sangat tidak mungkin untuk dihindari. Hal itu disebabkan beberapa faktor semisal pertambahan penduduk dan arus pembangunan daerah.
Oleh karenanya, ia berharap rancangan peraturan daerah tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan yang saat ini sudah masuk ke badan legislasi DPRD KLU dapat disahkan agar pihaknya bisa segera mengeksekusi Perda yang intinya menjaga lahan pertanian produktif agar tidak dialihfungsikan.
Selain merancang Perda perlindungan, DKP3 KLU juga sudah melakukan optimalisasi lahan kering sebagai upaya meminimalisir dampak alih fungsi lahan yang tidak dapat dihindarkan itu. Optimalisasi lahan kering itu ditujukan terhadap 1.000 hektar lahan kering yang ada di Kecamatan Bayan, Kayangan dan Pemenang.
Dengan adanya program tersebut, diharapkan lahan kering yang ada di KLU bisa menjadi lahan produktif serta menggantikan lahan produktif yang dialih fungsikan untuk menanam beton.(shd/klu)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )