Lombok dan Bali Tuan Rumah AICIS ke 21

Lombok dan Bali Tuan Rumah AICIS ke 21

Mataram – Pulau Lombok dan Bali akan kembali menjadi tuan rumah bersama perhelatan akademik tahunan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke 21.
Perhelatan Annual International Conference on Islamic Studies ke 21 tahun 2022 akan digelar di dua daerah sekaligus yakni Pulau Lombok dan Pulau Bali.
Di Lombok sendiri, AICIS akan di helat di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram selaku tuan rumah.
AICIS menjadi forum bertemunya kalangan akademisi dan peneliti dari berbagai disiplin keilmuan untuk mengembangkan kajian agama, sosial dan sains yang selama ini menjadi nafas akademik di PTKIN.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. Masnun mengatakan Lombok dan Bali di forum AICIS akan menawarkan keunikan dan keragaman budaya dan agama yang bisa dijadikan model oleh daerah atau negara lain. Bagaimana toleransi dan moderasi beragama tumbuh subur dan terjaga dengan baik.
“Lombok bukan hanya sekedar branding-branding lokal, tapi juga branding nasional, bahkan global. Kalau dari kampus akademisi NTB ini branding etnis dan budaya. NTB ini keragaman miniatur Indonesia. Kita ini sebagai destinasi wisata, dan kita wujudkan Islam yang modera,” sebut Masnun.
Penyelenggaraan AICIS di dua wilayah yang termasyhur dengan destinasi wisatanya, dan mengikutsertakan PTKIN di Bali dan Lombok ini hendak menyampaikan pesan-pesan akademik dan perdamaian. Dua daerah yang dipilih untuk menjadi lokasi diselenggarakannya perhelatan akademik ini merupakan daerah yang terkenal dengan destinasi wisata, dan telah menjadi perhatian dunia.
Harapannya penyelenggaraan AICIS di dua wilayah yang terkenal dengan keindahan alamnya ini juga akan menarik perhatian akademisi dan pemerhati isu-isu studi Islam di berbagai belahan dunia, dan akan menjadi magnet akademik tersendiri bagi para akademisi maupun peneliti, baik di level nasional maupun global.
AICIS sebagai forum kajian akademik akan dibuka langsung oleh Menteri Agama pada Kamis (20/10) malam ini. Melalui AICIS, diharapkan perkembangan baru penelitian di perguruan tinggi Islam dapat dibagikan, didiskusikan dan disebarluaskan. Selain itu, forum ini juga memberikan kesempatan kepada para akademisi dan peneliti untuk mengembangkan jaringan dan kerjasama, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional. AICIS Sebagai forum bertemunya para akademisi dan peneliti kajian keIslaman dari berbagai latarbelakang disiplin keilmuan merupakan salah satu forum bergengsi bagi para akademisi dan peneliti. Pengembangan kajian-kajian yang disajikan dalam AICIS ke 21 ini berangkat dari multiperspektif dan multidisipliner.
Penyelenggaraan AICIS tahun ini mengambil tema “Future Religion in G-20 : Digital Transformation, knowledge management and social resilience”.(ddi/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )