LRC Desak KPU Lotim Akomodir Pemilih ODGJ

Photo: Ketua Lombok Research Center (LRC) DR. Maharani (Rhl)

Lombok Timur – Peneliti Lombok Research Center dan pemerhati pembangunan inklusi yaitu mendorong hak hak masyarakat rentan dalam proses pembangunan, salah satunya ODGJ, DR. Maharani mendesak KPU Lombok Timur (Lotim) untuk mengakomodir orang dengan status disabilitas mental ini dimasukkan dalam DPT pada pemilihan umum 2024.

Menurutnya sikap KPU yang tidak memasukkan ODGJ ke dalam DPT bertentangan dengan putusan MK Nomor 135/PUU-13/2015 yang memutuskan ODGJ memiliki hak pilih dalam kontestasi pemilihan umum, baik itu, Pileg, Pilpres dan Pilkada.

“Dalam putusan itu, dasar keputusan MK memberikan hak pilih karena ODGJ ini disebut penyakit yang bisa untuk disembuhkan,” jelasnya.

Lanjut Maharani, tidak dimasukkan ODGJ dalam DPT ini membuktikan masih ada praktek di lembaga pemerintahan yang tidak mengakomodir kelompok kelompok rentan dalam proses pembangunan. Padahal sebut Maharani jumlah ODGJ di Lotim berdasarkan data Dinas Kesehatan Lotim berjumlah 5734. Jumlah ini tegasnya sudah bisa mendapatkan satu kursi di DPRD.

“Jika dirata-rata perolehan suara caleg yang lolos di DPRD Kabupaten Lotim, jumlah ODGJ ini sudah bisa mewakili satu kursi DPRD, sehingga mereka berhak untuk menentukan hak pilihnya, terlibat dan menentukan siapa orang yang mewakilinya. Karenanya kita desak KPU untuk memasukkan mereka pada DPT,” tegasnya.

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )