Mataram Mundur Sebagai Tuan Rumah Festival Gambus Tingkat Nasional

Mataram Mundur Sebagai Tuan Rumah Festival Gambus Tingkat Nasional

Mataram – Kota mataram memutuskan mengundurkan diri, sebagai tuan rumah festival seni dan pop religi tingkat nasional. Kota Mataram memutuskan mundur sebagai penyelenggara karena tidak ingin masuk dalam pusaran konflik dualisme kepengurusan yang terjadi di tubuh Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI).
Keputusan mundur sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan festival seni dan pop religi tingkat nasional itu, disampaikan oleh ketua DPD LASQI Kota Mataram, Hj. Kinastri Mohan Roliskana saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media.
Hj Kinastri menjelaskan, pada sekitar bulan Mei lalu, Kota Mataram ditunjuk sebagai tuan rumah bintang vokalis gambus tingkat nasional, yang sedinya berlangsung pada 18 November hingga 21 November 2021.
Namun, ditengah persiapan yang sudah mencapai 85 persen, pihaknya justru dikejutkan oleh kabar soal adanya dualisme kepengurusan di tubuh DPP LASQI. Dengan adanya dualisme kepengurusan itu, pihaknya bersama DPW LASQI NTB, meminta agar waktu pelaksanaan kegiatan festival bintang vokalis gambus tingkat nasional itu di undur hingga persoalan dualisme bisa diselesaikan.
Menurut rencana, kegiatan festival bintang vokalis gambus tersebut akan digelar pada tanggal 3 hingga 5 Desember 2021.
Namun, karena upaya islah yang dijanjikan oleh pihak DPP, tak kunjug mencapai kesepakatan, maka berdasarkan hasil rapat koordinasi, bersama DPW LASQI NTB dan pemerintah PROVINSI NTB serta pihak terkait lainnya, diputuskan Kota Mataram mundur sebagai tuan rumah.
Pihaknya tidak ingin, apabila kegiatan tersebut tetap dilangsungkan justru akan berimbas pada persoalan hukum terlebih untuk menyelenggarakan kegiaterlebi, pihaknya menggunakan dana APBD.
“Kami menyatakan mundur sebagai tuan rumah dan segala sesuatu yang berkaitan dengan Festival Nasional ini diluar tanggung jawab kami dari DPD LASQI Kota Mataram dan Pemerintah Kota Mataram,” tegas Hj. Kinastri.
Hj Kinastri menyampaikan, meski sudah ada kesepakatan terkait pembatalan Kota Mataram sebagai tuan rumah, namun rupanya ada informasi yang menyebutkan, jika DPW LASQI NTB, akan tetap menyelenggarakan kegiatan festival musik gambus tersebut yang direncanakan berlangsung di Arena Budaya, pada tanggal 3 hingga 5 Desember 2021. Terkait hal itu, dengan tegas Hj Kinastri menyatakan, jika DPD LASQI Kota Mataram, tidak terlibat dan tidak bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan festival seni dan pop religi tingkat nasional tersebut.(irh/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )