Musim Hujan, Bencana Hidrometeorologi Ancam KLU

Musim Hujan, Bencana Hidrometeorologi Ancam KLU

Lombok Utara – Antara bulan Desember hingga Januari, puncak musim penghujan di Lombok Utara akan terjadi. Bahkan, pemda Lombok Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengingatkan warganya untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin puting beliung yang mengintai hampir seluruh wilayah KLU.
Dari 5 kecamatan yang ada, potensi bencana hidrometeorologi besar kemungkinan akan melanda wilayah pesisir sepanjang desa Malaka Pemenang hingga Anyar Kecamatan Bayan. Sedangkan untuk bencana longsor BPBD mengintensifkan kesiapsiagaan di beberapa desa yang ada diperbukitan, seperti Malaka, Bentek, Menggala di kecamatan Pemenang. Leong dan Sigar Penjalin di kecamatan Tanjung, serta beberapa desa yang ada di kecamatan Gangga.
“Dariv hasil koordinasi kami dengan BMKG bahwa intensitas hujan dan suhu udara akan terjadi pada bulan Desember dan Januari sangat tinggi Desember, dan kita sudah mengimbau semua masyarakat untuk waspada dan siap siaga,” tandas Juliade, Kabid Kesiapsiagaan BPBD Lombok Utara.
Ditambahkan Juliade bahwa, pemda Klu telah menetapkan status siaga terhadap bencana hidrometeorologi dari bulan Oktober 2022 hingga April 2023.
BPBD Lombok Utara telah bersiap dengan menempatkan anggotanya yang dibantu relawan di titik titik yang dianggap rawan bencana.
Selain menyiapkan tim reaksi cepat, BPBD KLU juga telah menyediakan logistik darurat untuk antisipasi saat bencana hidrometeorologi melanda Lombok Utara.(shd/klu)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )