Nusa Tenggara Barat Promosikan Peluang Investasi  dalam The 3rd Indonesia Investment Day Singapura

Nusa Tenggara Barat Promosikan Peluang Investasi dalam The 3rd Indonesia Investment Day Singapura

Mataram- Selasa, 22 September 2020, bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, diselenggarakan kegiatan webinar promosi peluang investasi di Provinsi NTB dalam rangka kegiatan The 3rd Indonesia Investment Day (IID) yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji, Kepala DPMPTSP Provinsi NTB, Ir. H. Mohammad Rum, M.T, serta para pemilik project di NTB baik secara langsung maupun melalui online/ daring. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh investor baik yang berasal dari Singapora maupun negara lainnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji menyampaikan bahwa Bank Indonesia Provinsi NTB bersama Pemerintah Provinsi NTB sejak Tahun 2020 telah membentuk Tim Promosi Investasi Daerah (TPED) yang bertujuan untuk mempromosikan investasi dan perdagangan di Provinsi NTB. Pada tahun 2020 ini, untuk pertama kalinya Provinsi NTB turut serta dalam kegiatan IID di Singapura. Provinsi NTB bersama 11 (sebelas) Provinsi lainnya terpilih untuk ikut kegiatan ini karena banyak proyek strategis yang dimiliki oleh Provinsi NTB untuk ditawarkan kepada investor asing.

Pada kegiatan IID ini, Provinsi NTB mempromosikan beberapa kawasan investasi unggulan yang banyak diminati oleh investor asing antara lain Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, Kawasan Geopark Rinjani di Lombok Timur, Kawasan Global Hub Kayangan di Lombok Utara, dan Kawasan SAMOTA yang meliputi 3 (tiga) wilayah yaitu Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Tambora. Bank Indonesia Provinsi NTB sangat berkepentingan dalam peningkatan investasi di Provinsi NTB, karena dengan masuknya investasi ke Indonesia, khususnya Provinsi NTB selain guna memperkuat cadangan devisa, juga akan mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi NTB yang ujungnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lanjut Heru Saptaji.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si, yang juga selaku Ketua Tim Promosi Ekonomi Daerah (TPED) Provinsi NTB, dalam sambutannya menyampaikan bahwa meski dalam kondisi Covid-19, realisasi investasi di NTB sampai dengan semester I-2020 dapat mencapai Rp4,7 triliun, dimana secara sektoral sebagian besar tujuan investasi pada sektor pertambangan, transportasi dan pariwisata, dengan 3 (tiga) asal negara investor tertinggi berasal dari Australia, Inggris dan Jepang. Pemerintah Provinsi NTB tetap melakukan promosi investasi ke berbagai negara meski dalam kondisi pandemi Covid-19, antara lain melalui komunikasi secara online/ daring. Untuk itu, Pemerintah Provinsi NTB sangat menyambut baik kegiatan webinar investasi IID tahun 2020, dan mengharapkan hal ini dapat menarik para investor asing untuk berinvestasi di NTB pada proyek strategis di bidang pertambangan, pariwisata, pertanian, peternakan dan lain sebagainya. Dengan motto NTB “Ramah Investasi”, maka Pemerintah Provinsi NTB akan memastikan seluruh proses investasi dapat dilayani dengan secepat-cepatnya dan mudah, lanjut Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )