One Gate System Belum Final

One Gate System Belum Final

KLU – Adanya wacana pemberlakuan sistem satu pintu untuk masuk ke kawasan tiga gili belum menemui kata sepakat. Meski bertujuan untuk mempermudah pengawasan demi terwujudnya keamanan, kesiapan pemerintah serta animo wisatawan berkunjung ke tiga gili menjadi faktor penghambat diberlakukannya one gate system.
Wakil bupati Lombok Utara, Dany Karter Febrianto mengungkapkan jika rencana pemberlakuan one gate syatem di Pelabuhan Bangsal pemenang belum final. Sistem satu pintu menurutnya adalah salah satu opsi yang akan diambil pihaknya setelah insiden penghadangan wisatawan oleh Koperasi Karya Bahari mencoreng dunia pariwisata tiga gili yang saat ini sedang menggeliat bangkit.
Selain one gate syatem, opsi bongkar muat di pelabuhan gili juga menjadi alternatif pilihan untuk menata pariwisata gili matra itu.
“Apapun yang masuk ke kawasan tiga gili bisa kita kontrol, baik jumlah orang maupun apa yang dibawa. Tapi sekali lagi ini masih kita duduk bersama mengkaji dengan beberapa steak holder plus minusnya seperti apa. Mohon maaf kalau Bangsal tidak memberikan kenyamanan bisa saja kita tidak bisa mengambil opsi seperti ini,” ujar Dany
Ditambahkan Dany, bahwa pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian, syahbandar dan pemerintah propinsi NTB untuk merumuskan regulasi yang akan memayungi pengelolaan pariwisata gili matra.
Dany pun mengaku telah mendapat banyak masukan dari para pihak baik yang mendukung diberlakukannya sistem satu pintu maupun pihak yang menolak rencana itu dengan alasan akan menjadi faktor penghambat bangkitnya pariwisata gili.(shd/klu)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )