Palsukan Hasil Rapid Test, Pria Asal Ampenan Ditangkap

Palsukan Hasil Rapid Test, Pria Asal Ampenan Ditangkap

Mataram – Seorang laki – laki berumur 36 tahun inial EZZ alias Zul asal Ampenan kota Mataram ditangkap Aparat Kepolisian setelah memalsukan surat keterangan bebas covid-19.

Kronologi kejadian  Awalnya hari Rabu tanggal 26 Januari pukul 13.00 Wita saksi inisial YAS menghubungi tersangka EZZ melalui telepon minta tolong agar dibantu dibuatkan Surat Keterangan Bebas Covid-19 terhadap 15 (lima belas) orang Jamaah Tabligh yang akan menyeberang melalui pelabuhan Lembar, atas permintaan tersebut kemudian tersangka EZZ meminta identitas ke 15 Orang Jamaah Tabligh tersebut seterusnya membuatkan Surat Keterangan Bebas Covid-19 dengan hasil negatif dan seolah-olah surat tersebut dikeluarkan oleh sebuah Laboratorium Klinik padahal kenyataannya surat keterangan tersebut dibuat sendiri oleh EZZ dirumahnya dengan menggunakan seperangkat komputer.

Adapun blanko Surat Keterangan Bebas Covid-19 atas nama Laboratorium Klinik itu didapatkan oleh tersangka EZZ dengan cara sebelumnya menscaner asli Surat Keterangan Bebas Covid-19 yang memang pernah dikeluarkan oleh Laboratorium Klinik dimaksud sewaktu tersangka EZZ menguruskan temannya. Kemudian hasil scaner itu tersangka simpan dikomputer yang biasa digunakannya.

Barang Bukti yang diamankan oleh aparat kepolisian berupa Uang Tunai sejumlah Rp. 1.500.000, 1 unit CPU merk Asus warna hitam, 1 buah monitor warna hitam ukuran 15 Inc merk Philips, 1 unit printer merk Epson, 1 buah keybord dan moese merk Logitech, 1 buah stempel flash warna kombinasi merah dan hitam, 1 buah HP merk Huwawei warna hitam, 1 buah HP merk Infinix Model X680 warna hitam dan 1 buah HP merk Samsung model SM-B310E warna biru.

Terhadap tersangka EZZ ditangkap di Kantor Ditreskrimum Polda NTB setelah dilakukan pemeriksaan sebagai Tersangka.Pasal yang dilanggar: Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )