Panwascam Labuapi Sosialisasikan Rekrutmen Pengawas TPS Pemilu Tahun 2024.

Panwascam Labuapi Sosialisasikan Rekrutmen Pengawas TPS Pemilu Tahun 2024.

Lomboktvnews.com (Lobar) – Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Labuapi mulai mempersiapkan diri untuk mengawal Pemilu tahun 2024. Salah satu program yang dilakukan adalah sosialisasi pembentukan pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) di setiap desa yang ada di kecamatan tersebut.
Ketua Panwascam Labuapi sekaligus Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Panwascam Labuapi, Alhamdani mengatakan untuk Pemilu 2024, pihaknya membutuhkan 215 pengawas TPS yang akan bertugas di 12 desa di Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

“Kita butuh sebanyak 215 pengawas TPS yang tersebar di 12 desa yang ada di Kecamatan Labuapi. Mereka akan bertanggung jawab untuk mengawasi jalannya pemungutan suara di TPS masing-masing,” kata Dani saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (11/12/2023).
Dani menjelaskan, bahwa pengawas TPS memiliki peran penting dalam menjaga integritas dan transparansi Pemilu. Mereka akan memastikan bahwa proses pemungutan suara berjalan sesuai dengan aturan dan tidak ada pelanggaran yang terjadi.
“Pengawas TPS ini berada di tingkat paling bawah, tapi mereka memiliki peran kunci dalam memantau proses pemungutan suara dan memastikan tidak ada pelanggaran Pemilu. Mereka juga akan melaporkan hasil pemungutan suara ke Pengawas kelurahan atau Desa dan laporan itu di lanjutkan ke tingkat pamwascam,” ujarnya.
Untuk merekrut pengawas TPS, Panwascam Labuapi membuka pendaftaran bagi siapa saja yang berkeinginan untuk menjadi pengawas TPS. Namun, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh calon pengawas TPS.
“Yang pasti, mereka yang terlibat dalam partai politik itu tidak bisa diterima. Lalu mereka yang juga tidak memiliki konflik kepentingan dengan peserta Pemilu. Selain itu, mereka juga harus memenuhi syarat administrasi dan kompetensi yang ditetapkan oleh Bawaslu,” tegasnya.
Dani mengharapkan bahwa warga negara yang peduli terhadap demokrasi dapat mendaftar sebagai pengawas TPS. Sebab, partisipasi aktif masyarakat sangat penting bagi integritas Pemilu.
“Kami mengajak warga negara yang peduli terhadap demokrasi untuk dapat mendaftar sebagai pengawas TPS. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk berkontribusi dalam menjaga Pemilu berjalan adil dan transparan. Kami akan memberikan bimbingan dan pelatihan bagi pengawas TPS yang terpilih,” katanya.
Dimana diketahui penhawas TPS yang di butuhkan di kecamatan labuapi sendiri yang dibutuhkan untuk pengawas yaitu, Desa Bengkel sebanyak 28 Pengawas, Desa Merembu 22 pengawas, dan Desa Bagek Polak 14 pengawas.
Sementara, untuk Desa Telagawaru 18 pengawas, Desa Perampuan 20 pengawas, Desa Bajur 27 pengawas, Desa Terongtawah 21 pengawas, dan Desa Kuranji ada 8 pengawas.
Untuk Desa Karang Bongkot ada 23 Pengawas, Desa Labuapi 13 pengawas, Desa Bagek Polak Barat 13 pengawas dan Desa Kuranji Dalang sebanyak 8 pengawas TPS.
Pemilu dijadwalkan akan berlangsung pada 14 Februari 2024. Bawaslu berkomitmen untuk menjaga Pemilu berjalan jujur, adil dan transparan, dan kerjasama dengan pengawas TPS merupakan bagian kunci dari upaya tersebut.(Ham)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )