Pemda Lotim Larang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Di Masjid, Mushalla dan Lapangan

Pemda Lotim Larang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Di Masjid, Mushalla dan Lapangan

Selong- Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur memutuskan, melarang pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Masjid, Musolla dan Lapangan, Putusan tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur Sukiman Azmi dalam rapat koordinasi pencegahan dan penanganan Covid-19 bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lombok Timur, seluruh Kapolsek dan Danramil serta semua Camat sekabupaten Lombok Timur, Kamis, 21/05/20.
Dalam rapat koordinasi tersebut, diputuskan pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada tahun ini tidak boleh di laksanakan di Masjid, Mushala dan Lapangan tetapi dilaksnakan di rumah masing masing bersma keluarga, untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19 semakin meluas.
Selain pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur juga melarang kegiatan takbiran keliling atau berkumpul melibatkan banyak orang pada malam lebaran. Takbiran hanya boleh dilakukan di Masjid-Masjid atau Mushala itupun dilakukan tidak boleh lebih dari 10 orang. Termasuk melarang mengadakan acara Halal Bilhalal, Open house untuk bersalaman salaman. Pelaksanaan halal bila halal dianjurkan dengan memanfaatkan media sosial.
Selain  itu, Hasil rapat koordinasi pencegahan dan penanganan Covid-19 Lombok Timur juga memutuskan pemberlakukan jam operasional toko pakaian di seluruh Kabupaten Lombok Timur untuk buka mulai pukul 09.00 s/d 15.00 WITA,
Kemudian Melaksanakan Rapid Test berbasis Masjid pada saat Sholat Jumat besok dimasing masing Masjid yang sudah ditentukan dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Keputusan selanjutnya yaitu mengadakan Rapid Test kepada seluruh ASN Lombok Timur pada hari Selasa tgl 26 mei 2020 untuk mengetahui penyebaran Covid-19 dikalangan ASN.(hel/ltm)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )