Pengadilan Agama Giri Menang Gelar Sidang Pembatalan Pernikahan “Mita”
Foto:Suasana Sidang Pembatalan Pernikahan Mita Alias Supriadi

Pengadilan Agama Giri Menang Gelar Sidang Pembatalan Pernikahan “Mita”

Lombok Barat– Mita alias Supriadi menghadiri sidang pembatalan akta pernikahannya dengan Muhlisin di Pengadilan Agama yang di gelar oleh di Pengadilan Giri Menang, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis 16/7 pagi .

Dengan didampingi penasihat hukumnya, Mita yang menjadi tersangka kasus penipuan terhadap Muhlisin terkait pemalsuan data diri pada KTP, hadir ke hadapan Majelis Hakim dengan pengawalan anggota Polres Lombok Barat.

Sidang berlangsung secara tertutup dipimpin oleh ketua majelis hakim H. Moh. Muhibuddin S.Ag, S.H, M.Si. Sidang ini adalah rangkaian kedua pembatalan pernikahan Mita dengan agenda pembacaan surat gugatan.

“Hari ini yang MU pakai kuasa, dia sendiri tidak hadir. Kalau Mita kan hadir didampingi kuasa hukumnya. Waktu sidang pertama Mita tidak hadir karena dia itu ditahan di kepolisian,” kata Panitera Pengadilan Agama Giri Menang, Lalu Jamaluddin, Kamis (16/7).

Lebih lanjut, Jamaluddin tak dapat menjelaskan, proses hukum pidana terkait kasus penipuan yang dilakukan Mitha. Menurutnya itu merupakan perkara lain. Dimana dasar pembatalannya karena mereka menikah sejenis. Pada saat pembuktian nanti baru diajukan alat bukti,

“Ini kan belum sampai ke pembuktian, baru sebatas pembacaan gugatan. Masih panjang, mudah-mudahan saja selesai 2 bulan,” jelas Jamaluddin.

Terkait dengan dalil permohonan tersebut, lanjutnya, Mita sebagai pihak termohon dua menanggapinya secara lisan. Dalam pokok penyampaiannya, Mita membenarkan materi permohonan yang dibacakan pihak termohon.

Kemudian untuk termohon satu, yakni Muhlisin yang diwakilkan penasihat hukumnya, tidak memberikan tanggapan melainkan meminta kesempatan kepada Majelis Hakim untuk menyampaikan tanggapannya secara tertulis pada sidang selanjutnya.

Sidang lanjutan pembatalan pernikahan antara Mita dan MU berikutnya, dijadwalkan tanggal 30 Juli 2020 mendatang dengan agenda jawaban gugatan.

“Jadi sidang ditunda dua pekan mendatang dan akan dilanjutkan kembali pada Kamis, 31 Juli 2020 dengan agenda jawaban termohon,” ujarnya.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )