Pengiriman TKI Ilegal Gunakan Modus Baru

Pengiriman TKI Ilegal Gunakan Modus Baru

Mataram – Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, bekerjasama dengan berbagai pihak, akhirnya dua orang pelaku yang memberangkatkan para korban kapal karam menuju Malaysia berhasil ditangkap.
Hal tersebut disampaikan Kepala dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi NTB, Gede Putu Ariyadi saat ditemui di kantor gubernur NTB, Jumat (7/1/2022).
Ia menyampaikan bahwa saat ini, pelaku yang memberangkatkan para korban Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal menggunakan kapal yang karam di Malaysia telah diamankan petugas.
Pelaku sebanyak 2 orang, satu orang di Riau dan satu orang ditangkap di Lombok Timur.
Namun demikian, Gede menyebutkan bahwa terkait pengamanan pelaku telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.
Dijelaskan Gede, para pelaku melakukan pergeseran modus, dimana sebelumnya mereka memberangkatkan para korban mengatasnamakan perusahaan, kini para pelaku justru melakukannya secara perseorangan dengan berbekal pengalaman pernah bekerja di Malaysia.
Dari hasil penelusuran kepada pihak keluarga korban yang meninggal dunia, diketahui bahwa korban mengaku akan bekerja ke Sumatera, dan tidak mengetahui keberangkatan korban ke Malaysia. Keluarga terkejut, ketika mendapatkan informasi bahwa keluarganya turut menjadi korban meninggal dunia karamnya kapal menuju Malaysia itu.
“Desa sudah mulai tertib tidak mengeluarkan dokumen perjalanan, bahkan ada kemarin keluarga korban tidak tau keluarga nya ke Malaysia, karena kabar terakhir kerja ke Riau. Menurut saya sekarang sudah ada pergeseran modus, kalau dulu ada dari perusahaan yang punya agency, tapi sekarang sudah sudah individu dan rata-rata sudah pernah ke Malaysia,” terang Gede.
Lebih lanjut Gede menilai bahwa kasus pengiriman trendnya mengalami penurunan.
Namun, dengan adanya kasus itu, pihaknya harus lebih awas terhadap pelaku kejahatan human traficking.
Pihaknya akan melakukan pertemuan dengan seluruh forum kepala desa serta dinas tenaga kerja dan transmigrasi yang ada di daerah untuk melakukan langkah yang lebih masiv dengan memberikan informasi serta edukasi kepada masyarakat bagaimana pengiriman PMI secara prosedural yang tidak se sulit yang dibayangkan, sehingga masyarakat tidak mengambil jalan pintas dengan menggunakan jalur non prosedural.(ris/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )