Pengusaha Ikan Koi Tuntut BWS Ganti Rugi

Pengusaha Ikan Koi Tuntut BWS Ganti Rugi

Mataram – Seorang pengusaha ikan koi menuntut ganti rugi ke kantor BWS Nusa Tenggara Satu, imbas banjir bandang yang disebabkan bendungan meninting yang terjadi pada 17 Juni lalu.
Pengusaha ikan koi tersebut mengklaim, akibat banjir bandang tersebut mengakibatkan dirinya merugi hingga Rp.1,5 milyar.
Dengan membawa ikan koi miliknya yang sudah mati dan melempari kantor BWS, Sri Dewi Damayanti bahkan tidak peduli dengan petugas security yang berjaga disana.
Kekesalan Sri Dewi Damayanti ini bukan tanpa alasan, kedatangannya ke kantor BWS Nusa Tenggara I untuk menuntut ganti rugi kepada pihak BWS imbas banjir bandang yang disebabkan oleh bendungan meninting pada 17 Juni lalu.
Akibat kejadian itu, ratusan ikan koi miliknya hanyut hingga mati. Disamping itu, dirinya juga mengalami kerugian hingga mencapai milyaran rupiah.
“Yang mati sementara 7 ekor. Harganya ada yang 45 juta ada yang 50 juta ada yang 65 juta per ekor. Yang hanyut ada 900 an ekor. Sementara ini total kerugian satu koma lima miliar, belum lagi yang mati. Saya mau minta kompensasi nya mana,” tandas Kadek.
Meski tidak menemui pihak BWS di kantornya, namun dirinya tetap akan meminta pertanggungjawaban dari pihak BWS atas kerugian materil yang di alaminya itu.(sar/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )