Pinjaman Rp.120 Miliar untuk RSUD Kota Mataram Dibatalkan
Foto : Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana saat meninjau RSUD Kota Mataram. (irham/lomboktvnews.com)

Pinjaman Rp.120 Miliar untuk RSUD Kota Mataram Dibatalkan

Mataram-Pemerintah Kota Mataram memutuskan membatalkan pengajuan pinjaman daerah dari PT Sarana Multi Infrastruktur, sebesar Rp. 120 miliar.
Selain karena terganjal kemampuan fiskal daerah , di batalkannya pinjaman daerah yang dihajatkan untuk pengembangan RSUD Kota Mataram itu, juga karena pemerintah Kota Mataram khawatir rencana pinjaman daerah tersebut bertentangan dengan hukum.
Hal itu disampaikan Sekda Kota Mataram, Effendi Eko Saswito, saat dikonfirmasi terkait perkembangan dari rencana pengajuan pinjaman daerah kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram.
Sekda menjelaskan, untuk pengajuan pinjaman tersebut, PT SMI pada dasarnya sudah setuju untuk memberikan pinjaman Rp 120 miliar, melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional. Namun, karena beberapa pertimbangan, pihaknya memutuskan untuk membatalkan rencana tersebut.
Salah satu pertimbangan yang melandasi keluarnya kebijakan ini terkait kepatuhan Pemkot Mataram terhadap peraturan Dimana, rencana pinjaman daerah tersebut dibuat berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebelumnya.
Sementara, pada RPJMD Kota Mataram yang baru tidak masuk dalam sebuah rencana program. Sehingga, dengan tidak dimasukkannya rencana pinjaman daerah itu padai Perda RPJMD yang baru, pihaknya khawatir pinjaman daerah tersebut, bertentangan dengan ketentuan peraturan.
Selain khawatir tersandung hukum, pertimbangan lain yang menjadi alasan dibatalkan rencana pinjaman kepada PT SMI adalah kemampuan fiskal daerah.
“Pertimbangan fiskal daerah kita tentu kita tidak mampu nanti dan PAD kita juga akan terkoreksi. Dengan kondisi pandemi seperti saat ini, kita tidak tau kapan berakhir, sehingga kita tunda dulu pinjaman yang kita ajukan” terang Eko.
Ditambahkan Sekda, alasan lain yang juga mendorong pihaknya menunda atau membatalkan rencana pinjaman daerah tersebut, karena diwaktu yang bersamaan RSUP NTB yang secara kewilayahan berada di wilayah Kota Mataram, juga akan melakukan pengembangan serupa menggunakan dana pinjaman dari PT SMI.
Sehingga terkait pelayanan rumah sakit, RSUD Kota Mataram, tidak sedang berkompetisi dengan RSUP Provinsi NTB. Dimana, pengembangan RSUP NTB tersebut, justru sangat membantu Pemkot Mataram dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dibidang kesehatan.(irh/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )