Satgas Pencegahan Covid 19 Lobar, Gencar Lakukan Himbauan Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Lombok Barat
Foto:Satgas Pencegahan Covid-19 Lombok Barat (dokResLobar)

Satgas Pencegahan Covid 19 Lobar, Gencar Lakukan Himbauan Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Lombok Barat

Lombok Barat- Guna mencegah penyebaran covid-19, Satgas Pencegahan Covid-19 Lobar, terus menerus melalukan kegiatan berupa himbauan, yang dilaksanakan ke wilayah-wilayah yang masuk dalam peta wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Kegiatan berupa himbauan yang dilaksanakan Rabu (29/4/2020) itu, dipimpin oleh Kabag Ops Polres Lobar Kompol Suteja, didampingi oleh Kasat Binmas AKP Raden Bagus Ismail, Kasat Sabhara IPTU Bambang Indra, beserta TGH Sasaki selaku anggota Satgas Pencegahan Covid 19 Lobar, sekaligus sebagai ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Lombok Barat.

Pada kesempatan itu TGH. M. Subki Sasaki selaku anggota Unit Pencegahan Covid 19 Lobar menghimbau kepada Masyarakat Lombok Barat Agar mematuhi apa yang telah menjadi kesepakatan bersama dalam upaya pencegahan Covid-19 di Lombok Barat.

TGH. M. Subki Sasaki menyampaikan keputusan Bersama Bupati, Ketua DPRD Lobar, Dandim 1606 WB, Kapolres Lobar, Ketua MUI, FKUB, KNPI dan Kantor Kementrian Agama Kab. Lobar tentang pembatasan kegiatan sosial di Kabupaten Lombok Barat.

” Kegiatan sosial ini juga berupa kegiatan keagamaan. Diantaranya mengurangi aktifitas ibadah dimasjid, Mushola, langar, yang melibatkan orang banyak untuk sementara waktu selama pandemic Covid-19 di kabupaten Lombok Barat. Mengganti Sholat Jumat dengan Sholat Duhur di Rumah masing-masing sesuai dengan Keputusan Fatwa Majelis Ulama Kabupaten Lombok Barat. Juga meniadakan sholat tarawih dan sholat Idhul Fitri atau mengerjakannya di rumah masing-masing.”Terang TGH Subki

” Meniadakan kegiatan Ibadah atau sejenis kegiatan lainnya yang dapat menarik atau menimbulkan kerumunan masa, seperti nyongkolan, resepsi pernikahan Event Olahraga, Lomba, atau kegiatan lainnya.” Jelasnya.

TGH. M. Subki Sasaki juga mengatakan bahwa apabila Tindakan persuasif tidak indahkan, maka Aparat Kepolisian yang di Back Up oleh TNI dapat melakukan Tindakan hukum.

“Setiap orang yang tidak mematuhi, dan atau menghalang-halangi serta memprovokasi  orang lain untuk tidak mematuhi ketentuan keputusan Bersama ini dapat dikenakan sanksi hukum yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.” Lanjutnya.

Ketua FKUB itu menekankan, bahwa diharapkan semua Masyarakat Lombok Barat untuk sepakat mematuhi ketentuan ini.

” Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa melaui berita, maupun media sosial telah banyak yang positif (covid-19). Sholat dalam islam itu penting bahkan wajib, namun bagaimanapun juga menjaga diri, menjaga jiwa jangan samapai ada korban juga penting.” Sebut ketua FKUB tersebut.

Dengan menggunakan pengeras suara, Himbauan tersebut disampaikan Sepanjang jalur Kec. Kuripan Menuju Kec. Kediri Berlanjut Ke Kec. Gerung, dan Berakhir di Kec. Lembar.

Bahkan, Satuan gugus Covid19 juga masuk ke pondok-pondok, seperti halnya Pondok pesantren nurul hidayah Kuripan, Yayasan Pondok Pesantren Al-Madani Pelulan, hingga Islahudin nurul hakim, guna memberikan himbauan dan mengajak masyarakat Lombok Barat untuk turut berpartisipasi guna memutus rantai penyebaran virus corona.(rzka/lbr)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )