Sekda Minta Restoran Pengemplang Pajak Ditindak

Sekda Minta Restoran Pengemplang Pajak Ditindak

Mataram – Sekda Kota Mataram, Effendi Eko Saswito meminta Badan Keuangan Daerah, serius mendalami dugaan manipulasi pajak yang dilakukan sejumlah pengusaha restoran di Mataram.
Eko Saswito mengaku, belum mengetahui pasti tentang adanya dugaan manipulasi pajak yang dilakukan oleh sejumlah pengusaha restoran di Mataram.
Namun jika hal itu benar, ia menyayangkan sikap para pengusaha yang tidak jujur dalam menyetorkan pajak sebesar 10 persen yang dipungut dari masyarakat tersebut.
Terkait dugaan penyimpangan pajak ini, Eko meminta Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, melakukan investigasi dan serius mendalami dugaan penyimpangan pajak itu.
Menurutnya, selain untuk menyelamatkan uang pajak yang dititipkan masyarakat, pengusutan dengan tuntas dugaan manipulasi pajak restoran itu juga sangat penting dilakukan dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah.
“Kita sayangkan kalau itu betul terjadi, karena itu perlu pendalaman itu kita tidak boleh seperti itu, jangan sampai ada menyangkut pendapatan asli daerah karena itu uang masyarakat,” tandas Eko.
Sebelumnya, kejujuran sejumlah restoran di Mataram dalam menyetorkan pajak yang mereka pungut kepada pemerintah diragukan, karena nominal pajak yang disetorkan kekas daerah tidak sesuai dengan omzet tempat usahanya.
Dari hasil pengawasan yang dilakukan Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, pajak yang dipungut dari konsumen tidak semuanya disetorkan pemerintah.
Sejumlah restoran tersebut, hanya menyetorkan pajak p kurang dari 10 juta perbulan. Padahal, dari hasil pengawasan dilapangan omzet sejumlah restoran tersebut bisa mencapai puluhan juta rupiah dalam satu hari.
Akibat adanya dugaan manipulasi pajak ini, menyebabkan terjadinya kebocoran penerimaan pajak hingga mencapai 90 persen.(irh/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )