Setelah KEK Mandalika, Pariwisata Loteng Utara Terabaikan
Tempat wisata di Lombok Tengah bagian utara, tidak terurus.

Setelah KEK Mandalika, Pariwisata Loteng Utara Terabaikan

 

LOTENG-Selain wisata pantai, Kabupaten Lombok Tengah juga memiliki potensi wisata alam di bagian utara. Namun, sayang potensi tersebut bukan dikembangkan malah terkesan diabaikan,  terutama setelah adanya mega proyek kawasan khusus mandalika.

Pariwisata Lombok tengah bagian utara sepi pengunjung, terlebih sejak pandemi COVID-19.

Sejumlah destinasi wisata, seperti aik bukaq dan tereng kuning tampak lengang, tak ada lagi wisatawan yang lalu lalang, pengunjung yang datang bisa dihitung jari.

Kondisi ini terjadi sejak pandemi COVID-19 Pariwisata lombok tengah utara yang berada di lereng gunung berapi ini terlihat tak bergairah.

Sementara, upaya pemerintah daerah membangkitkan pariwisata loteng di bagian utara ini belum terlihat signifikan. Tak ada pengelolaan atau pengemasan yang baik dalam menjual destinasi wisata alam yang menjadi potensi kabupaten lombok tengah di bagian utara ini.

Bahkan, menurut  anggota DPRD NTB dapil VIII Lombok Tengah, Rais Ishak, pariwisata loteng utara terkesan mulai terabaikan,  sejak adanya mega proyek Kawasan khusus mandalika di wilayah lombok tengah selatan. Pengembangan pariwisata di utara pungkasnya belum ada perhatian serius pemerintah.

Politisi partai Demokrat ini menyebutkan kondisi pariwisata di lombok tengah utara saat ini sangat memprihatinkan. Selain sepi akibat pandemi COVID-19,  kondisi infrastruktur dan akses jalan juga kurang memadai.

Ia pun meminta pemerintah jangan lip service dalam mengembangkan potensi wisata alam di lombok tengah utara.(ddy/loteng)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )