Tarif Naik, Massa Aksi Gruduk PDAM Anumerta Dayan Gunung

Tarif Naik, Massa Aksi Gruduk PDAM Anumerta Dayan Gunung

KLU – Puluhan massa aksi dari dua lembaga swadaya masyarakat Surak Agung dan GPII, Kamus (19/5/2022) siang kemarin menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Perusahaandaerah Air Munum, Anumerta Dayan Gunung KLU. Massa aksi memprotes kebijakan sepihak PDAM KLU yang menaikkan tarif air hingga 40 persen. Massa menilai kebijakan menaikan tarif air disaat masyarakat KLU sedang terpuruk akibat dua bencana yang melanda secara beruntun, sangat tidak berprikemanusiaan. Sehingga massa menuding kebijakan menaikan tarif air menjadi bukti gagalnya pemerintahan bupati Djohan membayar kepercayaan masyarakat KLU yang telah memilihnya pada pilkada 2020 lalu.
Asmud, salah satu orator menyebut jika kenaikan tarif air sebanyak 40 persen itu sebagai kegagalan pemda KLU sehingga penyertaan modal pemda sebanyak Rp. 5 milyar per tahun tidak mampu dikelola secara maksimal oleh PDAM KLU.
“Penyertaan modal anda lima miliar per tahun untuk peningkatan konsumen, bukan menaikan tarif,” teriak Asmud.
Orasi dari para orator itu sendiri ternyata tidak berhasil menyeret keluar direktur utama PDAM Anumerta Dayan Gunung KLU. Sementara, massa aksi juga enggan diajak berdialog didalam ruangan sang direktur. Akhirnya, demonstrasi yang dikawal ketat oleh puluhan personil kepolisian resort KLU itu berakhir tanpa mencapai kata sepakat. Massa pun mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.(shd/klu)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )