Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenag Larang Takbir Keliling
Foto : Suasana malam takbir di masa pandemi tanpa melakukan takbir keliling karena dilarang pemerintah. (Red/lomboktvnews.com)

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenag Larang Takbir Keliling

Jakarta-Selain mengatur tentang pelaksanaan shalat Hari Raya Idul Adha, Kementrian Agama juga memutuskan melarang kegiatan takbir keliling disemua zona. Dalam surat edarannya Kementrian Agama menegaskan takbir keliling, baik dengan arak-arakan berjalan kaki maupun dengan arak-arakan kendaraan dilarang dilaksanakan di semua zona risiko penyebaran Covid-19, selain itu Kementrian Agama juga menetapkan petunjuk tambahan lainnya, dimana pelaksanaan malam takbiran di masjid/musalla paling lama 1 jam dan harus diakhiri maksimal pukul 22:00 waktu setempat. Jamaah yang mengikuti takbiran juga wajib pulang ke rumah/kediaman masing-masing seusai penyelenggaraan malam takbiran.
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meminta jajarannya di tingkat bawah melakukan pengawasan dan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya terhadap pelaksanaan edaran yang telah diterbitkan.
“Edaran ini juga menjelaskan teknis pengawasan dan monitoring yang harus dilakukan Kepala KUA, penghulu dan penyuluh agama. Jika menemukan potensi pelanggaran dan/atau pelanggaran ketentuan dalam Surat Edaran ini, mereka wajib berkoordinasi dengan pimpinannya, pemerintah daerah, Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dan aparat keamanan,” tegas Menag.
Pelarangan takbir keliling ini diharapkan dapat menekan angka penyebaran covid-19 yang secara nasional terus meningkat. (Red/jkt).

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )