Tes CPNS Serentak se-NTB Batal, Jadwal Kabupaten/Kota Bergiliran

Tes CPNS Serentak se-NTB Batal, Jadwal Kabupaten/Kota Bergiliran

Mataram-Pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar yang dijadwalkan serentak pada 2 September 2021, dipastikan mundur. Dan akan dilaksanakan secara bergiliran di masing-masing Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat. Kepastian tersebut disampaikan Kepala BKD Provinsi NTB, Muhammad Nasir ditemui di Kantor Gubernur NTB, Rabu (1/9/2021).
Ia menyampaikan bahwa jadwal tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD), akan dilaksanakan secara bergilir di NTB, karena keterbatasan pengawas yang berasal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, sebagai panitia seleksi nasional.
Dijelaskan Nasir, bahwa kehadiran Panselnas sebagai kunci dari keberlangsungan tes, karena yang dapat membuka soal seleksi SKD tersebut hanya petugas dari BKN RI. Tes akan dilaksanakan secara bergilir di tiap Kabupaten/ Kota di NTB.
Disebutkan Nasir, pelaksanaan tes di seluruh NTB Akan dilaksanakan sejak 2 September hingga 22 Oktober mendatang, yang akan dimulai dari Kabupaten Lombok Barat tanggal 2 hingga 13 September, disusul Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur pada tanggal 8 September. Disusul Kabupaten Lombok Tengah pada 12 September, kemudian Kabupaten Dompu pada 22 September, dan disusul tes bagi Provinsi NTB dilaksanakan pada 23 September, Kota Mataram yang akan dimulai pada tanggal 27 September, Kabupaten Sumbawa tanggal 29 September, Kota Bima tanggal 4 Oktober dan terakhir Kabupaten Sumbawa Barat yang akan mulai pada tanggal 13 Oktober mendatang.
Nasir juga memastikan bahwa pemberlakuan persyaratan vaksinasi tidak berlaku bagi NTB, mengingat daerah-daerah di NTB berada pada level 3 zonasi covid-19. Peserta hanya diwajibkan membawa hasil swab antigen atau surat PCR.
Sampai saat ini, Ia masih melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan untuk meminta ketersediaan petugas Swab dan PCR di lokasi tes untuk memudahkan peserta.
“Kita hanya ikut ketentuan dan kebijakan pusat. Saya tidak memaksa seseorang. Mereka berebut formasi, harus Swab cuman tidak diharuskan membawa kartu vaksinasi” terang Nasir.
Nasir juga memastikan bahwa Provinsi NTB tidak memiliki anggaran yang cukup, sehingga peserta harus menanggung sendiri biaya tes swab maupun PCR.(ris/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )