Tracing Lemah, Mataram Masih Berstatus PPKM Level 3

Tracing Lemah, Mataram Masih Berstatus PPKM Level 3

Mataram – Masih bertahannya Kota Mataram pada penerapan PPKM Level 3, sesuai dengan instruksi menteri dalam negeri nomor 14 tahun 2022, tentang PPKM level 3, level 2, dan level 1, serta mengoptimalan posko penanganan covid-19 ditingkat desa dan kelurahan.
Berdasarkan inmendagri tersebut, Kota Mataram bersama tiga kabupaten lainnya di NTB, kembali menerapkan PPKM level 3.
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Swandiasa, mengungkapkan, jika mengacu pada indikator angka kasus, angka kematian, tingkat kesembuhan, capaian vaksinasi, serta tingkat hunian kamar ruang isolasi pasien covid-19, Kota Mataram seharusnya sudah berada pada status PPKM Level 1.
Namun, sayangnya Kota Mataram masih belum bisa keluar dari belenggu status PPKM level 3, karena faktor rendahnya angka tracing kasus covid-19, yang berada di bawah angka 10. Padahal, sesuai ketentuan, petugas harus melakukan tracking kontak erat, minimal 15 ketika 1 orang terkonfirmasi positif.
Salah satu penyebab, lemahnya proses tracing kontak erat pasien covid-19 di Kota Mataram, adalah banyaknya tenaga medis, yang terpapar covid-19.
“Kota Mataram bersama tiga kota lain di NTB ini masih, dua minggu ini kan banyak nakes kita ujung tombak mengalami kendala di lapangan kemarin kita ini yang biasanya traceing sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan oleh WHO dan Kemenkes 15-20 orang itu kita kemarin dibawah 10 karena banyak nakes kita yang terpapar,” jelas Swandiasa.
Swandiasa mengatakan, penerapan PPKM level 3 akan berlangsung selama 2 pekan.
Selama PPKM level 3 ini diberlakukan, pihaknya akan berupaya maksimal, dalam hal penanganan covid-19, termasuk didalamnya proses tracing kontak erat pasien covid-19.
Untuk proses tracing kasus covid-19, pihaknya optimis, bisa melakukan pembenahan dan penelusuran sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, karena hampir sebagian besar tenaga medis, yang terkonfirmasi positif covid-19, sudah di nyatakan sembuh, sehingga petugas medis yang selama ini menjadi garda terdepan penanganan covid-19 akan mampu bekerja maksimal, dalam melakukan proses tracing kontak erat pasien covid-19.(irh/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )