Update Covid-19 di NTB, Tambah 17 Pasien Karena Transmisi Lokal, Total 330 Kasus

Update Covid-19 di NTB, Tambah 17 Pasien Karena Transmisi Lokal, Total 330 Kasus

Mataram – Gugus Tugas Penangangan Covid-19 Nusa Tenggara Barat mengumukan tambahan 17 kasus positif virus corona baru atau Covid-19 pada Sabtu ( 9/5/2020). Sehingga Terdapat 330 kasus positif hingga hari ini.

Sekretaris Daerah Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Gita Aryadi menjabarkan, 17 tambahan pasien positif virus corona ini semuanya berasal dari Kota Mataram, 10 orang dari Kelurahan Cakranegara Barat, 2 orang dari Rembige, kemudian masing-masing 1 orang dari Pagutan Timur Mataram, Pejeruk Ampenan, Bertasi Sandubaya, Banjar Ampenan, dan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela.

Seluruh kasus baru itu merupakan transmisi lokal hasil tracking dari pasien positif sebelumnya. Petugas memeriksa orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19,” Kata Sekretaris daerah Provinsi NTB Lalu Gita Aryadi.

Selain tambahan 17 kasus positif, Gugus Tugas Provinsi NTB juga mengumumkan 5 lagi pasien dinyatakan sembuh setelah melalui uji swab 2 kali negative, yakni pasien nomor 13 asal Narmada, pasien nomor 28 asal Sekarbela, pasien nomor 37 asal Dasan Griya Lingsar, pasien nomor 38 asal dayan Peken Ampenan, dan pasien nomor 243 asal Turida Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Perkembangan ini membuat total pasien sembuh hingga hari ini Sabtu 9 Mei 2020 menjadi 93 orang.

Dengan Adanya tambahan 17 kasus baru terkonfirmasi positif, 5 (lima) tambahan sembuh baru dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (9/5/2020) sebanyak 330 orang, dengan perincian 93 orang sudah sembuh, 6 (enam) meninggal dunia, serta 231 orang masih positif dan dalam keadaan baik, “ Ujarnya.

Lalu Gita Aryadi mengatakan, Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Selian itu, Lalu Gita Aryadi Juga kembali mengingatkan seluruh masyarakat bahwa penyakit Covid-19 ini bukanlah suatu aib. Kita semua tidak ingin penyakit ini menimpa diri kita dan orang-orang terdekat yang kita sayangi. Oleh karenanya, jika ada diantara saudara-saudara kita yang positif Covid-19 hendaknya tidak dikucilkan. Justeru kita semua harus bersama-sama bergotong royong, menyemangati serta membantu memenuhi keperluan selama masa karantina dan penyembuhannya.

“ Penyakit Covid-19 ini bukanlah suatu aib, jika ada saudara kita yang positif hendaknya jangan dikucilkan, justru kita harus bergotong royong, menyemangi serta mendukung mereka selama masa karantina dan penyembuhan,” Pungkasnya.(irhm/mtr)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )